Gerebek pemberantasan sarang nyamuk (PSN) menyasar 70 rumah warga di RT 01, 02, dan 06 RW 11, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (9/10).
Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya Purba, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap demam berdarah dengue (DBD) sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Dari hasil pemeriksaan, ditemukan empat bangunan positif jentik nyamuk dengan angka bebas jentik (ABJ) sebesar 94,28 persen," katanya sesuai keterangan yang diterima.
Dikatakan Boy, Petugas juga mengedukasi warga untuk menerapkan PSN 3M Plus, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.
Boy mengimbau warga rutin memeriksa tempat penampungan air, pot tanaman, dan wadah lainnya yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Ia juga mengajak masyarakat dan kader juru pemantau jentik (Jumantik) memperkuat upaya pencegahan DBD, termasuk melalui edukasi program Wolbachia.
“Pencegahan DBD dimulai dari rumah, dilakukan secara rutin, dan menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Boy.
Ia menegaskan, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan karena fogging saja tidak cukup untuk memberantas perkembangbiakan nyamuk. (Kontri)





