Capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jakarta Barat hingga 21 Oktober 2026 mencapai 34,86 persen atau telah menjangkau 894.218 warga dari total populasi sebanyak 2.565.487 jiwa.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, mengatakan capaian tersebut masih perlu ditingkatkan untuk memenuhi target 46 persen hingga akhir 2026.
“Kumulatif pelayanan CKG di Jakarta Barat hingga 21 Oktober 2026 sebanyak 894.218 dari 2.565.487, atau 34,86 persen dari target 46 persen pada 30 Desember 2026,” ujar Sahruna saat dikonfirmasi, Rabu (28/10).
Untuk mengejar target tersebut, dijelaskan Sahruna, pihaknya terus menggencarkan layanan jemput bola guna memperluas akses sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Menurut Sahruna, partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan program CKG masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pelayanan tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga diperluas ke lingkungan sekolah dan perguruan tinggi.
“Untuk itu, selain ke masyarakat, kita juga lakukan jemput bola ke sekolah-sekolah, termasuk ekspansi ke kampus,” ujarnya.
Sahruna mengajak masyarakat memanfaatkan program CKG untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini dan mendeteksi potensi penyakit sebelum berkembang lebih lanjut.
Adapun pemeriksaan dalam program tersebut meliputi skrining tuberkulosis (TBC), kesehatan jiwa, status gizi, hipertensi, diabetes, kesehatan mata, telinga dan gigi, penyakit kulit, serta faktor risiko kanker. (Aji)





