Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat mengerahkan sejumlah personel untuk mengatur lalu lintas di ruas Jalan H Muchtar Raya hingga perempatan Jalan Joglo Raya, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi kemacetan selama proyek pengerjaan saluran air di perbatasan wilayah Kelurahan Petukangan Utara, Jakarta Selatan hingga Kelurahan Joglo, Jakarta Barat.
Kepala Satpel Perhubungan Kecamatan Kembangan, Dedi Setiadi mengatakan, pihaknya bersama pelaksana proyek normalisasi saluran air Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakbar telah berkoordinasi terkait rencana rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan H Muchtar Raya hingga perempatan Jalan Joglo Raya.
Dikatakam Dedi, rekayasa lalu lintas dibuat untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas selama proyek normalisasi saluran air.
"Hasil dari rapat koordinasi dengan pelaksana proyek saluran air pada pekan lalu, kami tidak melakukan penutupan di Jalan H. Muchtar Raya - perempatan Jalan Joglo Raya," ujar Dedi Setiadi, saat dikonfirmasi Selasa (21/7).
Meski begitu, lanjut Dedi, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional. Arus lalu lintas dari arah Petukangan Utara, Jakarta Selatan dan pertigaan jalan dari Komplek Perumahan DKI, Kelurahan Joglo, Jakarta Barat, tetap dibuka.
"Sebaliknya, arus lalu lintas dari arah perempatan Jalan Joglo Raya, menuju Jalan H Muchtar, Petukangan Utara, Jaksel dilakukan situasional (buka-tutup) ketika ada alat berat (beko) bekerja. Dan sudah minta kepada pelaksana proyek untuk menggunakan alat berat (beko) yang kecil saja," jelasnya.
Lebih lanjut, Dedi menuturkan, selama pengerjaan proyek normalisasi saluran air, pihaknya mengerahkan sejumlah personel yang akan ditempatkan pada sejumlah titik ruas jalan.
"Selama pengerjaan proyek saluran air, kami kerahkan dua petugas setiap hari, pagi dan sore hari. Mereka ditugaskan mengatur lalu lintas di perempatan Jalan Joglo Raya dan pertigaan jalan dari Komplek Perumahan Wali Kota Jakbar. Pengaturan lalin juga dibantu sejumlah petugas proyek saluran air," tukasnya.
Terkait proyek pengerjaan saluran air, Dedi menginformasikan bahwa ada sejumlah titik pengerjaan proyek normalisasi saluran air. Selain di Jalan H Muchtar-Perempatan Joglo, kegiatan serupa juga dilakukan di Jalan Bazoka, Joglo, Jalan Kembang Kerep, Srengseng, JORR Kembangan, dan Jalan Meruya Utara (TL Makro). Estimasi pengerjaan semua proyek pengerjaan saluran air tersebut ditargetkan selesai hingga awal Oktober 2026. (why)





