Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat menanam 5 pohon di jalur hijau Jalan Daan Mogot Raya tepatnya pada sisi Kali Mookevart, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jumat (14/8).
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma mengatakan bahwa kegiatan menanam pohon yang digelar setiap hari Jumat diprioritaskan pada lahan aset milik pemerintah daerah yang masih kosong. Tujuannya, untuk menciptakan wilayah Jakarta yang lebih asri.
"Lahan-lahan kosong yang dimaksud adalah jalur hijau, median jalan, TPU, taman dan bantaran kali. Jumat ini, kami menanam di sisi Kali Mookevart, Jalan Daan Mogot Raya," ujarnya.
Diungkapkan Dirja, pohon yang ditanam sebanyak 5 pohon tabebuya. Menurutnya, pohon ini bermanfat, selain penghijauan, juga menyerap polusi udara dan resapan air. Ciri kas pohon ini berbunga terompet yang sering disamakan dengan bunga sakura lantaran terlihat indah.
"Pohon setinggi 1,5-2 meter ini ditanam dengan jarak antara 2-3 meter. Untuk perawatan dan pemeliharaannya, kami menugaskan sejumlah PJLP untuk menyitam pohon agar tumbuh dan berkembang," katanya.
Selain menanam pohon, lanjut Dirja, petugas Sudis Tamhut Jakarta Barat juga melakukan bersih-bersih kawasan taman dan sekitarnya.
"Sekalian tadi kerja bakti bersama PJLP. Kami pangkas rumput taman dan mengumpulkan sampah dedaunan dan rantin tanaman," tambahnya.
Sementara itu Camat Cengkareng, Suhardin mengapresiasi kegiatan Jumat Menanam yang diinisiasi Sudis Tamhut Jakarta Barat.
"Kami mendukung kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas udara di Jakarta, khususnya di wilayah Cengkareng, sekaligus mengajak warga untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman pohon," jelasnya. (why)





