Sebanyak 29 kilogram sayuran kangkung dipanen di kantor Sekretaris RW 05 Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (7/8). Hasil panen dibagikan gratis kepada masyarakat sekitar.
Lurah Kembangan Utara, Pepen Jusuf mengatakan, pihaknya bersama unsur PKK, dasawisma, Jumantik, serta pengurus RW 05 melakukan panen kangkung di areal sekretariat RW 05. Kangkung dipanen sebanyak 29 kilogram.
"Tadi pagi, kasie ekbang kelurahan, bersama kader PKK, dasa wisma, jumantik dan pengurus RW panen kangkung. Kangkung yang dipanen itu merupakan hasil kegiatan urban farming pada areal kantor sekretariat RW 05," ujarnya.
Dijelaskan Pepen, hasil panen sayuran kangkung ini diberikan secara gratis kepada warga dan pengurus RW. Mereka akan mengolah kangkung sebagai menu masakan, seperti tumis kangkung, sayur bobor santan dan plecing kangkung.
"Pasca panen, rencananya kami akan menanam terong," tambahnya.
Sebelumnya, panen kangkung juga dilakukan di Bale Mawar Mewangi RW 03 Kelurahan Kembangan Utara. Hasil panen sebanyak 20 kg.
Selain panen kangkung, pengurus bank sampah Bale Mawar melakukan penimbangan sampah yang telah dipilah.
"Sampah yang telah dipilah, seperti kardus, botol air mineral, dan lainnya, berjumlah 50 kg," ujarnya.
Melalui kegiatan pemilahan sampah, Pepen berharap masyarakat diminta kesadarannya untuk memilah sampah langsung dari sumbernya. Ini dilakukan guna mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
"Gubernur DKI Jakarta telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Isinya mewajibkan masyarakat memilah dan mengolah sampaj sejak dari lingkungan rumah tangga," pungkasnya. (why)





