Sebanyak 12.657 penumpang telah tiba di Terminal Kalideres, Jakarta Barat usai libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2026.
Menurut Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, belasan ribu penumpang tersebut datang dengan 1.824 armada bus dari berbagai daerah.
“Total penumpang yang datang ke Terminal Kalideres selama arus balik Natal dan Tahun Baru 2026 mencapai 12.657 orang dengan menggunakan 1.824 bus,” sebut Prasetyo, Selasa (5/1).
Ia mengungkapkan, lonjakan arus balik terjadi mulai 2 Januari 2026, dengan puncak kedatangan pada 3 dan 4 Januari 2026.
“Untuk arus balik Nataru sudah mulai terlihat sejak 2 Januari 2026. Puncak tertingginya terjadi pada 4 Januari dengan jumlah penumpang sekitar 1.517 penumpang,” ujarnya.
Sedang pada 3 Januari 2026 tercatat sebanyak 1.251 penumpang yang tiba di Terminal Kalideres. Dari jumlah armada, sambung Prasetyo, bus yang datang juga mengalami peningkatan signifikan saat puncak arus balik.
“Pada 3 Januari terdapat sekitar 117 bus yang datang dari luar daerah, sedangkan pada 4 Januari meningkat menjadi sekitar 131 armada bus,” sebutnya.
Untuk mendukung kelancaran arus balik, pengelola Terminal Kalideres bersama instansi terkait memperpanjang operasional posko terpadu hingga 5 Januari 2026.
“Posko terpadu awalnya sampai 2 Januari, namun diperpanjang hingga 5 Januari 2026 pukul 00.00,” katanya.
Selain itu, sambung Prasetyo, armada angkutan malam hari (Amari) dari TransJakarta juga tetap disiagakan hingga Selasa (6/1) dini hari.
“Total ada enam unit Amari yang disiapkan. Jika penumpang yang datang di malam hari meningkat, armada akan ditambah,” ujarnya.
Pihaknya memastikan, hingga saat ini fasilitas dan layanan transportasi di Terminal Kalideres masih mencukupi untuk melayani penumpang arus balik.
“Sejauh ini masih cukup dan kondisi terminal terkendali,” kata Prasetyo.
Ia menambahkan, selama masa libur Nataru 2026 tercatat sebanyak 16.960 penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres ke berbagai daerah tujuan dengan 1.563 armada. Jumlah tersebut terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
"Umumnya penumpang berangkat menuju sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera," pungkasnya. (Aji)





