Sebanyak 100 kader PKK, Dasawisma, dan warga Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengikuti sosialisasi pencegahan penularan dan penanganan tuberkulosis (TBC) di aula kantor kelurahan setempat, Kamis (20/8).Kegiatan yang berkolaborasi dengan Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Sukabumi Utara tersebut melibatkan kader Dasawisma, PKK, dan tokoh masyarakat dari RW 04, RW 05, serta RW 06.Lurah Sukabumi Utara, Ali Syahidin, mengatakan sosialisasi digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan penanganan TBC.“Penyakit TBC masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar kita. Untuk itu, sosialisasi hari ini memiliki peran yang sangat krusial,” ujar Ali.Menurutnya, pencegahan dan penanganan TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Ia menegaskan TBC dapat disembuhkan apabila terdeteksi sejak dini dan pengobatan dilakukan hingga tuntas.Ali juga mendorong para kader dan tokoh masyarakat untuk aktif melakukan deteksi dini. Warga yang mengalami batuk terus-menerus lebih dari dua minggu, demam, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas diimbau segera memeriksakan diri ke puskesmas.Selain deteksi dini, masyarakat juga diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk memastikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami di dalam rumah berjalan dengan baik.“Kalaupun ada yang mengidap TBC, semua fasilitas pemeriksaan dan obat-obatan di Puskesmas telah disediakan pemerintah secara gratis untuk masyarakat,” pungkasnya. (Aji)






