Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudis Tamhut) Jakarta Barat menanam 10 pohon tabebuya pink di jalur hijau Jalan Raya Panjang, tepatnya di depan RS EMC, RT 15/RW 07, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jumat (16/10).
Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, mengatakan kegiatan bertajuk Jumat Menanam tersebut rutin dilaksanakan untuk mengurangi dampak perubahan iklim, menekan polusi, serta meningkatkan kualitas udara.
“Program ini kami laksanakan secara konsisten setiap Jumat di lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kali ini, kami menanam pohon tabebuya pink,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut Dirja, tabebuya dipilih karena memiliki manfaat ekologis sekaligus nilai estetika. Selain membantu menyerap polutan, pohon ini juga dapat memperindah kawasan, terutama di jalur utama Jalan Raya Panjang yang padat kendaraan.
"Tabebuya pink memiliki bunga yang indah. Jadi, selain fungsi ekologis, juga untuk memperindah wajah kota, khususnya di jalur utama Jalan Panjang yang merupakan jalur padat kendaraan," jelas Dirja.
Penanaman melibatkan petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), Satuan Pelaksana (Satpel), dan ASN Sudis Tamhut Jakarta Barat. Kegiatan serupa akan terus dilakukan di jalur hijau yang masih kosong agar kawasan menjadi lebih teduh dan nyaman.
"Kami terus melakukan penanaman di titik-titik jalur hijau yang masih kosong. Targetnya, setiap jalur hijau di Jakarta Barat bisa lebih teduh dan nyaman bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan," tambahnya.
Sementara itu, Lurah Kedoya Utara, Febri Ariansyah, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sepanjang Jalan Raya Panjang.
“Selain menjadi peneduh dan membantu mengurangi polusi, pohon tabebuya pink juga akan mempercantik wilayah Kedoya Utara saat berbunga. Kami berharap keberadaan pohon-pohon ini membuat lingkungan lebih asri dan nyaman,” tandasnya. (Why)





