Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Barat, Imron Sahrin, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran abu vulkanik yang mencapai wilayah DKI Jakarta.
Demikian imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Kota Jakarta Barat, Imron Sahrin saat memimpin Apel Rutin ASN Pemkot Jakbar di Halaman Kantor Wali Kota, Senin (7/9).
Imron meminta masyarakat tetap tenang dan menerapkan langkah 5M untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik, yakni memakai masker, menutup pintu, jendela, dan sumber air, membatasi aktivitas di luar ruangan, membasahi abu sebelum dibersihkan, serta memantau informasi dari kanal resmi.
“Masyarakat diimbau menerapkan 5M, yaitu memakai masker, menutup pintu, jendela, serta sumber air, membatasi aktivitas di luar ruangan, membersihkan abu dengan cara membasahinya terlebih dahulu, dan memantau informasi dari kanal resmi,” ujar Imron.
Pihaknya juga mengapresiasi jajaran unit terkait yang telah melakukan penyiraman di sejumlah wilayah Jakarta Barat. Ia meminta kegiatan penyiraman atau water mist kembali dilakukan pada area yang terdampak sebaran abu vulkanik.
"Kami minta penanganan abu perlu dilakukan secara tepat agar tidak kembali beterbangan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, koordinasi antarunit serta kewaspadaan di lapangan perlu terus diperkuat," tegasnya.
Selain penanganan abu vulkanik, Imron meminta seluruh unit kerja tetap menjaga ketertiban kota dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Ia juga mendorong percepatan pekerjaan fisik serta evaluasi realisasi program dan anggaran Triwulan III 2026.
Imron menegaskan seluruh langkah penanganan harus dilakukan secara terkoordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai target. Lakukan evaluasi dan segera ambil langkah percepatan. Anggaran yang dialokasikan harus memberikan output dan outcome yang jelas serta manfaat nyata bagi masyarakat dengan tetap mengedepankan prinsip efektif, efisien, dan akuntabel,” pungkasnya. (Wan)






