Warga diimbau segera melaporkan temuan lowongan pekerjaan (loker) palsu kepada Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudis Nakertransgi) Jakarta Barat di lantai 6 Gedung Blok B, Kantor Wali Kota.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan mengenai dugaan lowongan kerja palsu yang beredar di wilayah Jakarta.
Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Barat, Faradisa Saforda Basuni, meminta masyarakat memastikan legalitas perusahaan sebelum mengajukan lamaran.
“Kalau misalnya mereka mau mengadu, langsung mengadu ke Sudinaker di lantai 6,” ujar Faradisa kepada wartawan, Rabu (23/9).
Faradisa mengingatkan pelamar untuk memastikan perusahaan atau penyedia lowongan tercatat dan resmi sebelum menyerahkan lamaran maupun memenuhi persyaratan yang diminta.
“Lihat dulu mereka, apakah mereka itu terdata, resmi atau apa,” imbuhnya.
Ia menambahkan, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan Sudis Nakertransgi Jakarta Barat.
“Pokoknya seperti dengan tugas kita, porsi kita, kita langsung tindak lanjuti,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepolisian telah menyelidiki sebuah perusahaan yang diduga membuka loker palsu, karena calon pelamar diwajibkan membayar sejumlah uang sebelum diterima bekerja di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Aji)





