Warga Cengkareng Timur mengikuti sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Aula Kantor Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/10).
Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya Purba, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada warga mengenai mekanisme bantuan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak, aman, dan sehat.
"Warga mendapatkan penjelasan mengenai bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas rumah swadaya dengan mengedepankan partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong," katanya sesuai keterangan yang doterima.
Diketahui, untuk besaran bantuan yang disampaikan sebesar Rp20 juta, dengan alokasi Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja. Penggunaan dana wajib mengikuti rencana pekerjaan dan ketentuan program yang berlaku.
"Warga juga diberikan pemahaman mengenai tugas Kelompok Penerima Bantuan (KPB), mulai dari survei harga bahan bangunan di minimal tiga toko, pemilihan toko secara terbuka, penentuan tenaga kerja, penyusunan proposal dengan pendampingan TPM, hingga pemeriksaan bahan bangunan yang diterima," ujarnya.
Dijelaskan Boy, program BSPS diharapkan dapat membantu penerima manfaat memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak huni, meningkatkan kesehatan dan keselamatan keluarga, serta meringankan beban ekonomi.
"Selain itu, pelaksanaannya juga diharapkan memperkuat gotong royong dan mendorong perekonomian lokal melalui pembelian bahan bangunan serta pemanfaatan tenaga kerja setempat," tandasnya.
Melalui sosialisasi ini, lanjut Boy, pihaknya mendorong koordinasi antara pemerintah, pendamping, pengurus lingkungan, dan masyarakat agar pelaksanaan program berjalan tertib, transparan, serta tepat sasaran.
"Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas fisik rumah, tetapi juga mendukung kehidupan keluarga yang lebih aman, sehat, dan sejahtera," pungkasnya. (Kontri)





