Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengapresiasi kontribusi Universitas Mercu Buana (UMB) dalam mendukung penanganan sampah dan implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pilah Sampah dari Sumber.
Demikian apresiasi disampaikannya saat menghadiri Dies Natalis ke-41 Universitas Mercu Buana di Aula Rektorat Lantai 2, Jalan Meruya Selatan Nomor 1, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (22/10).
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dan UMB menandatangani kerja sama terkait pengembangan aplikasi bank sampah serta pembuatan mural untuk memperindah Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Meruya Selatan. Kegiatan ini turut dihadiri Rektor UMB, Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng., beserta jajaran dan perangkat wilayah setempat.
Pada sambutannya, Iin menegaskan komunikasi merupakan hal yang sangat strategis dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat. “Kami nggak bisa sendiri, kami butuh kolaborasi pentahelix, di antaranya dengan perguruan tinggi,” tandasnya.
"Terima kasih, tadi sebelum masuk ke ruangan ini, saya menandatangani bersama dengan kepala unit masing masing untuk kerjasama aplikasi M Bank. Aplikasi ini kami butuhkan untuk bisa menyelesaikan target yang terukur. Ketika persoalan sampah, jika kita memiliki target 70-30 persen, 70% dikelola, 30% yang akan dikirim ke Bantar Bebang, tentu kita harus punya strategi yang bisa terukur,” sambungnya.
Menurut Iin, pencapaian target tersebut membutuhkan upaya bersama untuk membangun kebiasaan masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.
“Bagaimana cara masyarakat mau memilah? Tentu tidak mudah. Dengan sosialisasi pendekatan dari Pak Lurah sampai ke RT, RW, kader, kemudian kita juga menggerakkan beberapa komponen termasuk petugas gerobak sampahnya pun kami lakukan intervensi untuk kita lakukan sosialisasi,” ungkapnya.
Selain itu, perjalanan sampah sampai menuju TPS 3R juga lakukan beberapa gaji treatment. Dan aplikasi ini akan membantu untuk mengukur sejauh mana keterlibatan bank sampah dan mengajak warganya sehingga warga memahami bahwa sampah yang dihasilkan setiap hari itu bisa bernilai dan bermanfaat.
“Karena sampah tidak ada alamat, sampah tidak ada yang mengirimnya, dan sampah tidak pernah ada hari libur. Terima kasih Pak Rektor dan semua jajaran. Kemudian mural, beautifikasi TPS 3R Meruya Selatan ini sangat penting. Saya mungkin menunggu momen, atas izin dan ridho Allah, saya merasakan bahwa saya bertugas di sini, Alhamdulillah Pak Rektor dan semua jajaran mendukung,” ujar Iin.
“Saya sangat menyambut baik dan mengucapkan selamat atas semua prestasi, atas semua kerja nyata dan juga program-program nyata yang dilakukan oleh Universitas Mercu Buana. Sekali lagi, kami berharap ini semua akan terus menjadi kerjasama yang berkelanjutanm," tambahnya. (Aji)





