Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono membuka Musyawarah Kerja PMI Jakarta Barat untuk tahun anggaran 2026 yang berlangsung di Markas PMI Jakbar, Jalan Perdana, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Kamis (8/1).
Musyawarah kerja dihadiri Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, Ketua PMI Jakbar, Amien Haji, para Ketua PMI Kecamatan, serta perwakilan pengurus PMI dari lima wilayah DKI Jakarta.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, mengatakan bahwa musyawarah kerja ini difokuskankan untuk mengevaluasi program-program kerja di tahun 2025, yang dimana nantnya program yang telah berjalan dengan baik bisa dilanjutkan dengan baik pada tahun 2026.
"Program yang belum terealisasi atau tertunda, saya minta untuk segera direncanakan dan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026 ini," ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta musyawarah yang hadir untuk merumuskan atau melahirkan setiap program-program yang berkualitas dan dapat dirasakan oleh masyarakat. Sehingga PMI Jakarta Barat lebih dikenal serta dicintai masyarakat.
Terlebih dalam penggunaan penggunaan hasil pengumpulan bulan dana PMI Jakarta tahun 2025, yang mencapai lebih dari Rp 8 miliar, Yuli meminta harus digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan kemanusiaan, terutama kebencanaan dan pendidkan kepalangmerahan.
"Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang selama ini berperan aktif membantu terselenggaranya berbagai program PMI Jakarta Barat. Semoga kerja kita semuanya diberikan kelancaran dan keberkahan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Barat, Amien Haji menjelaskan, musyawarah kerja ini merupakan tanggung jawab PMI untuk melaksanakannya. Mengingat, garis-garis kebijakan program dan kegiatan PMI menjadi dasar untuk dirancang dan dibuat sesuai dengan kebutuhan yang ada.
"Untuk itu saya minta dukungan dan pembinaan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat agar PMI Jakarta Barat dapat bekerja lebih optimal di tahun ini," jelasnya. (why)





