Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menangani 5.288 pohon di delapan kecamatan dan 56 kelurahan sepanjang Januari hingga 2 September 2026.
Menurut Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, penanganan pohon tersebar didi delapan kecamatan dan 56 kelurahan, meliputi pemangkasan atau penopingan, penebangan, serta evakuasi pohon rawan tumbang.
“Hingga 2 September 2026, total yang kami tangani sejak bulan Januari sebanyak 5.288 pohon,” sebut Dirja saat dikonfirmasi, Jumat (4/9).
Dari jumlah tersebut, lanjut Dirja, toping ringan sebanyak 1.892, toping sedang 2.175, dan toping berat 616 pohon. Sedang yang ditebang sebanyak 482, sempal 75, dan tumbang 48 pohon.
Lebih lanjut Dirja menyebut hasil penanganan per bulan sepanjang tahun 2026. Yakni, Januari 589 pohon, Februari 489, Maret 420, April 699, Mei 882, Juni 636, Juli 902, Agustus 640 dan September hingga tanggal 2 sudah 31 pohon.
Ia menambahkan, penanganan dilakukan oleh tim tingkat kota bersama Satgas atau Pasukan Hijau yang berada di delapan kecamatan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan warga masyarakat.
“Untuk jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, akasia, beringin, mangga, asam kranji, jambu air, ketapang, glodokan, petai cina dan lainnya,” pungkasnya. (Aji)





