Untuk mengurai kemacetan sekaligus antisipasi pak ogah, sekitar 30 petugas gabungan Sudis Perhubungan, Satpol PP Jakarta Barat dan jajaran Satlantas melakukan rekayasa dan pemasangan atau penamabahan movebale concrete barrier (MCB) beton, di persimpangan kolong Fly Over (FO) Pesing, Jalan Daan Mogot, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Senin (14/9).
Pemasangan MCB beton mengarahkan kendaraan dari Cengkareng menuju Grogol Petamburan, termasuk armada Bus TransJakarta, untuk belok kiri terlebih dahulu dan melakukan putar balik di Jalan Tubagus Angke. Rekayasa dilakukan untuk mengarahkan pergerakan kendaraan agar lebih tertib serta meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Pengelola Seksi Lalu lintas Sudishub Jakarta Barat, Kurniawan Yusuf, menjelaskan pemasangan barrier bertujuan mangatasi kemacetan lalin di persimpangan jalan yang merupakan titik pertemuan lintasan kendaran dari arah Jalan Tubagus Angke, Kedoya Pesing dan Jalan Daan Mogot arah Kalideres maupun Grogol.
"Walaupun ada traffic light, situasinya kerap terjadi penumpukan dan mengunci sehingga memicu kemacetan lalulintas ke kawasan sekitar," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (14/9).
Dengan adanya barrier itu kendaraan dari arah Kalideres menuju Grogol akan dibelokkan dahulu ke Jalan Tubagus Angke dan berputar di U-turn terdekat agar bisa kembali ke Jalan Daan Mogot.
Pihaknya berharap rekayasa ini dapat mengarahkan pergerakan kendaraan secara lebih tertib dan meningkatkan keselamatan serta kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi. Sehingga potensi pemumpukan dan lalulintas terkunci yang kerap terjadi di lokasi itu bisa teratasi.
Selain itu, penempatan MCB beton juga sebagai upaya mengantisipasi aktifitas pak ogah di kawasan kolong FO Pesing. Aktifitas mereka di lokasi itu selama ini kerap dikeluhkan pengendara karena memicu kemacetan.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Tetap tertib, utamakan keselamatan, dan selalu patuhi aturan lalu lintas," ujar Kurniawan.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama, menyebut pihaknya menerjunkan sepuluh anggota Satpol PP di lokasi tersebut. Mereka juga ditempatkan di lokasi untuk mengawasi kawasan tersebut dengan tiga shift.
“Anggota kami ada sepuluh orang. Khusus Satpol PP, dibagi 3 shift, yaitu pagi, sore dan malam. Pagi pukul 07.00-12.00, Sore pukul 13.00-17.00, dan malam pukul 18.00 hingga 22.00,” pungkasnya. (Aji)






