Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melakukan kunjungan kerja dan silaturrahmi ke Kampus Universitas Esa Unggul di Jalan Arjuna Utara No 9, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jumat (27/2).
Kunjungan tersebut dalam rangka penjajakan kerjasama di berbagai bidang. Rombongan dipimpin Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah bersama jajaran, antara lain Aspem Holi Susanto, Kasatpol PP Herry Purnama, Kasuban Kesbangpol Tumpal Hasiholan, Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi, Lurah Duri Kepa Arie Lystha dan lainnya.
Kedatangan Iin dan rombongan disambut Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Among Praja beserta jajaran. Pada kesempatan tersebut rombongan Pemkot Jakbar bersama jajaran Rektor juga sempat berbincang ramah dengan salah satu pengurus BEM kampus.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan kunjungannya bersama jajaran ke Kampus Universitas Esa Unggul sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi secara pentaheliks. Salah satunya dengan perguruan tinggi sebagai lembaga akademis.
"Tentu kami menawarkan program yang terkait dengan bagaimana sama-sama yuk kita pikirkan, kita selesaikan dari aspek akademisi," tutur Iin.
Iin meyakini, Kampus Universitas Esa Unggul memiliki banyak ahli di bidang penelitian, riset dan mengembangkan program pemberdayaan masyarakat. Mereka diharapkannya bisa mendukung untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Jakarta Barat.
Untuk itu Iin mengaku telah melakukan pembahasan panjang dan diterima dengan baik oleh pihak Universitas Esa Unggul. Iin juga mengungkapkan telah berkomunikasi dengan kampus lain yang ada di Jakarta Barat agar berkolaborasi mendukung pembangunan.
"Di samping itu kami juga titipkan satu hal, bagaimana kita sama-sama punya tanggung jawab membina karakter building mahasiswa. Bagaimanapun mereka adalah anak-anak kita," tandas Iin.
Sementara itu, Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Among Praja mengapresiasi kedatangan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah berkunjung ke kampus nya. Menurutnya, dari pembahasan yang telah dilakukan, ia mengakui banyak peluang yang bisa dikerjasamakan kedua belah pihak.
"Pertama, dalam bidang kemasyarakatan yang tentu juga salah satu tugas dari kami supaya tidak menjadi menara gading," ujarnya.
Arief mengakui, kegiatan kemasyarakatan juga merupakan bentuk penghargaan dunia kampus kepada masyarakat. Kegiatannya bisa saja diimplementasikan dalam bidang sosial, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Selanjutnya pada poin kedua, ia mengaku sadar bahwa kampus juga menghasilkan produk, salah satunya adalah manusia yang telah lulus mengikuti program pendidikan. Arief juga mengakui, salah satu kriteria yang di butuhkan masyarakat adalah lulusan berkarakter.
"Kita sama-sama akan membina bukan hanya sekadar akademis tapi juga mempunyai winning karakter serta kemampuan mereka untuk bisa bersosialisasi di masyarakat," pungkas Arief. (Aji)




