Proses pemilahan dan pengolahan sampah organik dan non organik di lingkungan RW 010, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat berjalan optimal.
Demikian disampaikan Lurah Kamal, Edy Sukarya saat meninjau untuk memastikan pegelolaan sampah di RW 010, Kelurahan Kamal, Jakarta Barat, Minggu (6/9).
"Kami bersama jajaran meninjau pengolahan sampah organik melalui lubang biopori serta proses pencacahan dan pengayakan ranting dan daun menjadi pupuk organik, dipastikan pengelolaan sampah organik dan non organik berjalan optimal," katanya sesuai keterangan yang diterima.
Dijelaskan Edy, petugas juga memeriksa pengemasan hasil olahan organik serta tempat penampungan sampah nonorganik yang telah dipilah untuk kemudian dijual. Hasil pengolahan organik dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan warga.
Edy mengatakan pemilahan sampah dari sumber penting dilakukan untuk mengurangi beban sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Kegiatan pemilahan ini penting untuk mengurangi beban sampah ke TPA dan meningkatkan nilai tambah dari sampah organik maupun nonorganik,” ujar Edy.
Ia berharap pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus diperkuat melalui konsistensi pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah di tingkat RW.
"Kami berharap ini menjadi bahan evaluasi operasional dan penguatan partisipasi warga dalam upaya pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kamal," pungkasnya. (Kontri)





