Suku Dinas Bina Marga (Sudis BM) Jakarta Barat memanggil penyedia jasa pembangunan trotoar dan bangunan pelengkap jalan di Jalan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat, untuk membahas penanganan kemacetan yang terjadi selama pekerjaan berlangsung.
Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul keluhan warga dan pengguna jalan terkait penyempitan badan jalan akibat material proyek serta pengaturan lalu lintas yang dinilai belum maksimal.
“Secara teknis sudah disampaikan kepada penyedia sebelum pelaksanaan fisik dimulai. Hari ini saya panggil penyedia jasa tersebut,” ujar Kepala Sudi BM Jakarta Barat, Taufik Hendayana, Kamis (1/10).
Taufik mengatakan, pihaknya sebelumnya telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Perhubungan (Sudis Hub) Jakarta Barat terkait rencana pembangunan trotoar tersebut. Koordinasi dilakukan sejak Agustus 2026 lalu, termasuk meminta dukungan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
“Kami panggil yang bersangkutan hari ini untuk membahas terkait lalu lintas,” katanya.
Ia menjelaskan, pengerjaan trotoar memang menggunakan sebagian badan jalan karena terdapat pekerjaan penggalian saluran dan pengerukan tanah yang membutuhkan alat berat serta kendaraan pengangkut material. Taufik meminta penyedia jasa mempercepat pengangkutan hasil galian agar material tidak menumpuk hingga mengganggu badan jalan.
“Itu pekerjaan pengamanan sekaligus perbaikan saluran. Di bawah trotoar ada saluran sehingga ada aktivitas pengerukan tanah. Saya minta pemborong mempercepat pembuangan hasil kerukan agar tidak terlalu menumpuk dan mengganggu jalan utama,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sudis Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait pembangunan trotoar di Jalan Rawa Belong. Namun, pihaknya masih membutuhkan gambaran teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Susilo menginstruksikan jajaran Satpel Perhubungan di Palmerah untuk mengambil langkah penanganan kemacetan selama proyek yang diperkirakan berlangsung sekitar dua bulan tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpel Perhubungan Kecamatan Palmerah, Sulaiman, mengatakan pihaknya telah melakukan survei bersama aparatur Kelurahan Palmerah, penyedia jasa, dan perwakilan Sudis BM Jakarta Barat untuk mencari langkah taktis mengurai kemacetan.
Sejumlah petugas Dishub juga ditempatkan di titik rawan kemacetan, di antaranya pertigaan Jalan Bang Pitung–Rawa Belong, Jalan Kiai Syahdan, dan Jalan Raya Batusari. Petugas disiagakan terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Adapun pekerjaan pembangunan trotoar dan bangunan pelengkap jalan di Jalan Rawa Belong dijadwalkan berlangsung 4 September hingga 2 Desember 2026. Pekerjaan tersebut mencakup perbaikan trotoar sepanjang sekitar 870 meter serta perbaikan saluran air.
Di sisi lain, Kepala Seksi Jalan, Jembatan, dan Kelengkapan Jalan Sudis BM Jakarta Barat, Budi Cahyo Wardoyo, mengatakan pekerjaan ditargetkan rampung pada awal Desember 2026.
"Pekerjaan trotoar Rawa Belong akan berlangsung dari 4 September-2 Desember 2026," ujarnya.
Selain Jalan Rawa Belong, Sudis BM Jakarta Barat juga mengerjakan pembangunan serupa di sejumlah lokasi, antara lain Jalan Roa Malaka, Tambora; Jalan Anggrek Neli Murni, Palmerah; Jalan Palmerah Barat, Palmerah; serta Jalan Meruya Ilir, Kembangan. (Why)





