Kelurahan Jelambar bersama Tim Ahli Gizi Puskesmas Pembantu Jelambar I dan II menggelar Rembuk Stunting dan sosialisasi vaksin Human Papillomavirus (HPV) di RPTRA Satria, Jelambar, GHrogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (3/9).
Kegiatan diikuti tokoh masyarakat dan unsur kewilayahan dari RW 005, 006, 007, 008, dan 010, di antaranya Ketua RW, LMK, TP PKK, FKDM, kader Posyandu, serta koordinator Jumantik.
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Jelambar, Nurul Indri Hapsari, mengatakan rembuk stunting menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan kasus stunting melalui penguatan pemantauan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi balita, serta pendampingan keluarga berisiko stunting.
“Langkah awal pencegahan stunting adalah dengan memantau kesehatan ibu hamil secara berkala, mengonsumsi vitamin kehamilan, serta membiasakan pola makan sehat dan bergizi seimbang,” ujar Nurul sesuai keterangan yang diterima.
Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan stunting juga dilakukan melalui Posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita yang membutuhkan, edukasi pola asuh dan gizi seimbang, serta pendampingan keluarga berisiko stunting.
Dalam kesempatan yang sama, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai vaksin HPV bagi remaja usia 10 hingga 17 tahun. Edukasi diberikan kepada orang tua mengenai pentingnya pencegahan infeksi HPV serta pelaksanaan vaksinasi melalui program vaksinasi di sekolah.
Nurul berharap kolaborasi pemerintah, Puskesmas, kader PKK, kader Posyandu, serta masyarakat terus diperkuat untuk memastikan ibu hamil dan balita mendapatkan pelayanan kesehatan serta asupan gizi yang optimal.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penanganan stunting sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat,” tandasnya. (Kontri)





