Dirinya mengajak anak muda menjadi sosok yang tangguh, berani dan disiplin. Pada 28 Oktober 1928 di bawah langit merah putih, para pemuda tidak hanya banyak bicara, mereka berani, mereka bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa.
"Hari ini tugas kita berbeda, kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat lmu, kerja keras dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama yakni Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh kalah," ujarnya, saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir.
Uus menuturkan, walaupun hidup di zaman yang berat, dunia bergerak dengan cepat. Semua harus percaya, saat ini di setiap kampung ataupun kota masih ada anak muda Indonesia yang patriotik, cinta tanah air, jujur, tangguh dan berani.
"Inilah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang." katanya.
Wali Kota Jakbar, Uus Kuswanto juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto agar pemuda Indonesia menjadi penentu sejarah kemajuan dan kejayaan bangsanya.
"Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal, pemuda bukan pelengkap sejarah tetapi pemuda adalah penentu sejarah berikutnya," tandasnya.
Selanjutnya, terkait kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 yang akan berlangsung pada tanggal 1-10 Nopember 2025, Uus Kuswanto meminta, seluruh pihak harus mendukung serta mendoakan para atlet DKI Jakarta dapat meraih hasil terbaik, membawa harum nama baik DKI Jakarta.
"Walaupun di Jakarta Barat tidak ada venue yang dipakai pada ajang tersebut, kita harus mendukung penyelenggaran tersebut dengan maksimal. Optimis DKI Jakarta menjadi juara umum di dua ajang itu," pungkasnya. (Hfz)






