Untuk mengatasi kepadatan penumpang dan berjejal atas pengaduan warga yang akan naik transportasi umum tersebut, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan memperluas Halte Tanjung Duren Jakarta Barat.
Menanggapi hal tersebut, Transjakarta melalui Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani menjelaskan pihaknya akan melakukan ekstensi fungsional untuk mengatasi aduan pengguna.
"Langkah yang akan kami ambil adalah melakukan ekstensi fungsional pada Halte Tanjung Duren eksisting,” jelas Ayu dikutip dari keterangannya, Senin (20/10).
Nantinya, dikatakan Ayu, dengan tetap mengaktifkan operasional halte tersebut, area tunggu penumpang atau peron di Halte Tanjung Duren akan diperluas sementara.
Diungkapkan, saat ini PT Transjakarta tengah melakukan pengukuran terhadap area halte yang masih memungkinkan untuk digunakan dalam perluasan.
“Kami sudah mengukur ketersediaan lahan yang dapat dimaksimalkan penggunaanya. Tujuannya untuk memberikan solusi terbaik atas kepadatan yang dikeluhkan pelanggan,” jelas Ayu.
Meski demikian pihaknya belum memberikan informasi secara detail terkait waktu pelaksanaan ekstensi fungsional tersebut. Menurut Ayu, pembahasan Halte Tanjung Duren sebenarnya sudah masuk ke dalam rencana revitalisasi PT Transjakarta pada 2026 mendatang.
Namun, pelaksanaan itu mundur karena adanya proyek MRT East West Line yang berdampak ke area di sekitar Halte Tanjung Duren.
"Adanya rencana pembangunan MRT East West Line mengakibatkan perlunya penyesuaian menyeluruh terhadap rencana awal revitalisasi tersebut, mengingat lokasi halte akan terdampak proyek strategis ini," ujar Ayu.
Ia menambahkan, untuk mengurai kepadatan di Halte Tanjung Duren pihaknya akan fokus pada peningkatan kapasitas dan pelayanan terlebih dahulu. Sehingga diharapkan kepadatan dan alur pergerakan penumpang Transjakarta bisa terurai dengan baik.
Ayu meminta agar para pengguna Transjakarta di Halte Tanjung Duren bisa memahami dan bersabar untuk menunggu realisasi rencana ekstensi fungsional tersebut.
"Transjakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan mengajak seluruh pelanggan untuk bersabar sambil menunggu proses peningkatan kapasitas halte ini berjalan," pungkas Ayu.
Untuk informasi, lokasi Halte Transjakarta Tanjung Duren berseberangan dengan Mal Central Park dan Universitas Tarumanegara. Halte tersebut melayani perjalanan koridor 9, rute 8M, 8A, 3F, hingga sejumlah rute non-BRT.
Aktifitas keseharian halte tersebut cukup padat karena banyaknya penumpang. Bahkan kadang, jumlahnya melebihi kapasitas penampungan area peron halte. Sempitnya halte ini terlihat di area tunggu atau peron dan area JPO menuju area tap in. Saat sedang jam pulang dan berangkat kerja, antrean penumpang bisa mengular dari area tap in hingga ke JPO di bagian paling atas. (Aji)






