Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mengimbau perangkat wilayah yaitu camat dan lurah untuk meningkatkan monitoring dan pengawasan terhadap ulah oknum yang melakukan pembakaran sembarangan. Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat, Imron Sjahrin, meminta seluruh camat dan lurah meningkatkan pengawasan wilayah untuk mengantisipasi kebakaran selama musim kemarau. Imron menegaskan aparat wilayah harus mengawasi aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran."Camat dan lurah lakukan monitoring terhadap aktivitas pembakaran. Jangan sampai pembakaran itu meluas dan menjadi lebih besar," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8). Selain mewaspadai kebakaran, Imron juga mengimbau camat dan lurah mengedukasi masyarakat agar bijak menggunakan air mengingat musim kemarau diperkirakan masih berlangsung cukup lama. Meskipun PAM Jaya dan Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI untuk mengatispasinya. Namun menurutnya, perangkat wilayah, terutama camat dan lurah diminta untuk mengimbau kepada warganya agar hemat menggunakan air."Paling tidak hemat penggunaan air. Ingatkan masyarakat agar bijak menggunakan air karena musim kemarau diperkirakan masih cukup lama," katanya.
Ia menambahkan, kebakaran dan potensi kekurangan air menjadi dua kerawanan utama selama musim kemarau. Karena itu, pemerintah bersama masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sembarangan.
βKita banyak-banyak berdoa dan banyak-banyak beramal. Mudah-mudahan semua itu bisa kita tangani. Tapi jangan lupa tetap diawasi, diimbau kepada masyarakat, jangan membuat pembakaran-pembakaran,β pungkasnya. (Aji)






