Sebanyak 64 aparatur sipil negara (ASN) dari 32 Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di Jakarta Barat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) kearsipan tahun 2026 yang digelar secara daring pada 10β11 Agustus 2026.Kasi Kearsipan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudis Pusip) Jakarta Barat, Marchantia Teisha Fauzuna, mengatakan setiap UKPD mengirimkan dua perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut.βTotal pesertanya 64 orang dari 32 UKPD. Setiap UKPD mengirim dua orang perwakilan dan bimtek digelar melalui Zoom Meeting,β ujar Marchantia, Selasa (11/8).Menurutnya, bimtek bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengelola arsip di lingkungan UKPD Pemkot Jakarta Barat agar mampu mewujudkan tata kelola kearsipan yang sesuai dengan standar nasional.
Selain itu untuk memperkuat akuntabilitas dengan meningkatkan kesadaran fungsi strategis arsip sebagai alat bukti akuntabilitas kinerja yang sah serta instrumen pendukung dalam proses pengambilan keputusan di tingkat daerah.
Pihaknya juga berharap kegiatan akan memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan sistem pengelolaan arsip pada instansi, khususnya dalam lingkup pengelolaan arsip dinamis agar lebih efektif dan efisien. Ia menambahkan, kegiatan juga akan menyediakan panduan praktis dan referensi baku bagi petugas pengelola arsip UKPD di wilayah Jakarta Barat dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Selama kegiatan para peserta akan mengikuti sejumlah materi pelatihan seperti pengelolaan arsip dinamis aktif, pengelolaan arsip inaktif, pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga. Kemudian materi penyusutan arsip dan terakhir materi pengembangan kompetensi.
Selain mendapat materi pelatihan, peserta juga akan mengikuti sesi tanya jawab serta post test pada rangkaian penutupan kegiatan. Tes tersebut diharapkan bisa mengukur tingkat serapan materi para peserta dan menjadi masukan untuk perbaikan ke depan.
" Kami berharap kegiatan ini bisa mengembangkan kompetensi para peserta. Selama kegiatan peserta diberikan pengetahuan teknis pengelolaam arsip guna meminimalisir kendala administratif di masa mendatang," pungkasnya. (Aji)





