Kantor WALIKOTA JAKARTA BARAT Tempat Kami Menumpahkan Segenap Pikiran & Tenaga Demi Kesejahteran Masyarakat

DETAIL BERITA

Kota Administrasi Jakarta Barat

Wali Kota Jakbar Inspektur Upacara Harkitnas Ke 114 Tahun 2022

Pemerintahan 20 Mei 2022  50 Reporter : H.Ahmad Mujahid Edited By Izzudin

Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko memimpin upacara peringatan Harkitnas ke-114 tahun 2022, di halaman kantor wali kota Jakbar, Jumat (20/5).

Pemerintahan      


Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114 tahun 2022 tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat, Jumat (20/5) pagi.

Bertempat di halaman kantor wali kota Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan no 2, rangkaian upacara diisi Upacara pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Jakarta Barat, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945 dan mengheningkan cipta yang dipimpin Wali Kota Jakbar, Yani Wahyu Purwoko.

Upacara diikuti para pejabat teras dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemkot Jakarta Barat. Antara lain, Seko Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, para asisten, kepala badan, kepala suku dinas, kepala bagian dan lainnya.

Membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Wali Kota Yani mengatakan, tema Harkitnas tahun ini, “Ayo Bangkit Bersama”, sebagai bentuk seruan agar bisa bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir. 

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional,” ujar Yani.

Dikatakan Yani, pada 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. 

“Semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa. Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Didirikan oleh Dr Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School Tot Opleiding Van Indische Artsen) pada tahun 1908,” katanya.

“Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain. Organisasi yang menyatukan pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan.”

Lebih lanjut dikatan, tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. 

“Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia,” kata Yani.

“Di tengah momentum penanganan nasional Covid-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat!!.” pekiknya. (Aji) 




BERITA TERBARU
...    
...    
...    
...    
...    
FASILITAS
  
Pendidikan

  
Kesehatan



  
Olah Raga