Kawasan tersebut setiap tahun selalu ramai dikunjungi masyarakat menjelang perayaan Imlek, khususnya warga Betawi untuk membeli ikan bandeng. Gaung Festival Bandeng di Rawa Belong juga semakin luas.
Bukan hanya warga lokal, Jakarta Barat dan wilayah lainnya, bahkan pengunjung dari luar kota, yang mengetahui event tersebut dari medsos dan televisi (TV).
Rika (40), warga Kemanggisan, mengaku tiap tahun jelang Imlek rutin ke Rawa Belong untuk membeli ikan bandeng.
Ia menuturkan, bandeng tersebut akan di masak pindang dengan tambahan sayuran petai. Menurutnya, adanya Festival Bandeng di kawasan tersebut semakin ramai, apalagi ada bazar UMKM.
"Ini bagus. Secara pribadi karena saya orang Jakarta asli emang udah adat ya, kurang afdol saja kalau ngga ada bandeng. Ini saya olah jadi sayur pindang bandeng pakai pete ini menu masakan tradisi Betawi banget tuh. Empat hari sebelum hari raya Imlek biasa-nya kita sudah masak pindang bandeng dan dimakan bersama-sama keluarga. Saya beli ikan bandeng ukuran 2,5 kilogram," sebut Rika.
Senada dengan Eli (50) pengunjung dari Bandung, mengaku sengaja datang ke Rawa Belong untuk melihat Festival Bandeng yang ia ketahui dari berita di TV.
"Tadi pagi saya mendengar berita bahwa ada festival bandeng Rawa Relong. Tadi saya beli ikan bandeng yang beratnya hampir 7 kilo. Saya baru tahu, selama ini ternyata ada Festival Bandeng di Rawa Belong ini," tuturnya.
"Ini bagus untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa ikan itu baik untuk kesehatan. Ternyata ada yang besar-besar, biasanya yang di swalayan kan kecil-kecil tuh, tidak ada yang sebesar ini. Dulu-dulu sih kalau Imlek suka pergi ke supermarket cari bandeng, memang sudah lama saya ke supermarket untuk cari bandeng dan baru tahu sekarang ada Festival Bandeng ini di Rawa Belong," sambungnya. (Tgh)





