Walikota Jakarta Barat Iin Mutmainah secara resmi memulai Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di SMKN 60 Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Kamis 21/1.
Hadir mendampingi walikota, Asisten Adkesra Amin Haji, Kasudin Pendidikan JB 2 Diding Wahyudin, Camat Kebon Jeruk Agus dan Lurah Duri Kepa Ari, Pembina PIK-R DKI Jakarta Nunung Widyaningsih.
Walikota Iin mengapresiasi atas gerak cepat Suku Dinas Pendidikan wilayah ll Jakarta Barat dalam mengimplementasikan program PIK-R yang terwujud hanya dalam waktu satu minggu setelah sosialisasi.
"Kami di Jakarta Barat siap mendukung penuh agar seluruh sekolah di wilayah ini memiliki PIK-R yang aktif dan terimplementasi dengan baik", ujarnya.
Ia juga menyampaikan, ada tiga hal momentum implementasi PIK-R di lingkungan Sudin Pendidikan wilayah ll Jakarta Barat, diantaranya terkait pentingnya keberlanjutan ( Sustainability).
"Kalau keberlanjutan, saya mengusulkan kepada Dinas Pendidikan agar program PIK-R ini dimasukan ke dalam sasaran kinerja para guru Bimbingan Konseling (BK). Jika PIK-R nya hanya dititipkan kepada siswa, program tersebut berisiko terhenti ketika siswa tersebut lulus, "ucapnya.
Kemudian, lanjut iin, yang kedua adanya peran remaja sebagai agen perubahan. Sebab, PIK-R bukan sekedar wadah organisasi, melainkan semangat untuk saling berbagi pesan positif terutama komitmen untuk menghentikan perundingan (bullying), body shaming dan segala bentuk kekerasan yang di lingkungan sekolah.
"Lalu untuk yang ketiga, tentunya saya mau di Jakarta Barat harus terus ada kualitas generasi muda yang baik dan membanggakan," tegasnya.
Iin mengajak, bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk terus bersinergi dalam mendampingi tumbuh kembang remaja.
" Mari kita wujudkan Jakarta Barat sebagai Kota Sehat dan Kota Layak Anak demi masa depan generasi muda yang mandiri dan bertanggung jawab,"katanya.
Ditempat yang sama, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah ll Jakarta Barat Diding Wahyudin menyampaikan, program PIK-R merupakan salah satu program strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter yang kuat dan berdaya saing.
"Melalui PIK-R, peserta didik diberikan ruang untuk informasi, edukasi dan layanan konseling terkait kesehatan remaja, perencanaan kehidupan berkeluarga, pencegahan perilaku beresiko dan penguatan karakter,"tuturnya.
Diding menginformasikan, di wilayah ll Jakarta Barat, saat ini terdapat 52 satuan pendidik jenjang SMK Negeri dan Swasta, 181 satuan pendidik jenjang SMP dan SMA Negeri dan Swasta.
" Dari jumlah tersebut, setiap satuan pendidik telah memiliki dan melaksanakan PIK-R. Ini menunjukkan komitmen dan kepedulian sekolah dalam membina dan mendampingi peserta didik melalui program PIK-R,"pungkasnya.





