Sidang pleno Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kebon Jeruk Tahun 2026 memprioritas penanganan genangan dan banjir yang masih terjadi di wilayah, dibuka Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis, (22/1)
Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi menjelaskan, sejumlah permasalahan utama yang masih dihadapi wilayah, antara lain tingginya kepadatan lalu lintas, genangan air dan banjir di beberapa titik, serta pengelolaan sampah di lokasi pembuangan sementara.
"Berbagai langkah penanganan telah dilakukan melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, termasuk pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, normalisasi dan pengerukan saluran air, kerja bakti terpadu, serta koordinasi dengan perangkat daerah terkait," katanya.
Selain itu, dikatakan Agus prioritas pembangunan ke depan yang difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur wilayah, di antaranya rencana peningkatan jembatan, pembangunan dan penataan trotoar, serta penguatan program penataan kawasan dan pengembangan inovasi berbasis teknologi.
"Seluruh prioritas tersebut dirumuskan berdasarkan aspirasi masyarakat dari tujuh kelurahan di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk," jelasnya.
Lebih lanjut, ditambahkan Agus, Musrenbang ini menjadi tahapan awal dalam rangka menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah, guna mewujudkan pembangunan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk.
"Kami berharap dapat menjadi landasan yang kuat bagi tahapan Musrenbang berikutnya di tingkat kota Jakarta Barat," tandasnya. (Kontri)





