Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah meninjau dapur umum swadaya masyarakat RW 10 yang berlokasi di Kantor Sekretariat RW 10, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.
Peninjauan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas kepedulian warga dalam membantu masyarakat terdampak banjir. Selain itu, Wali Kota juga mengunjungi permukiman warga terdampak banjir dan menyalurkan bantuan serta alat kebersihan di RT 01 dan RT 02 RW 07 serta RT 06 RW 06 Duri Kosambi.
Hadir mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Imron, Dewan Kota Jakarta Barat, Fahri, Ketua PMI Kota Jakarta Barat, Amien Haji beserta jajaran, Plt. Camat Cengkareng, Simson beserta jajaran, serta Lurah Duri Kosambi, Heri Nurdin dan lainnya.
Bantuan peralatan kebersihan yang disalurkan di RT 06 RW 06 Kelurahan Duri Kosambi meliputi 25 sapu, 20 alat pel, 20 ember, 20 wiper (alat dorong air), serta 25 pcs sabun lantai. Selain itu, bantuan nasi box sebanyak 60 bungkus juga dibagikan kepada warga di RW 06.
Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat turut menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Duri Kosambi melalui RW 10, berupa mi instan sebanyak 20 box. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus RW untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Iin Mutmainnah menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring wilayah, termasuk pada hari libur, guna memastikan kondisi warga pascabanjir.
“Dalam rangka monitoring, setiap hari libur kami tetap memantau wilayah. Tadi pagi kami juga mendampingi Bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pak Pramono dan Pak Sekda, Uus Kuswanto dan seluruh jajaran terkait untuk melihat langsung dampak banjir, khususnya di wilayah Jakarta Barat,” ujarnya.
Menurutnya, banjir dengan ketinggian air yang cukup signifikan di sejumlah wilayah justru memperlihatkan tingginya partisipasi dan kepedulian masyarakat.
“Ini menunjukkan partisipasi masyarakat yang luar biasa. Di sini terlihat kekompakan pengurus RW, RT, PKK, dan warga yang bersama-sama menyiapkan makanan siap saji untuk masyarakat terdampak. Ini contoh baik kepedulian sosial di Jakarta Barat,” ungkapnya.
Sementara itu, Tony Priatna, Ketua RW 10 Duri Kosambi, menjelaskan bahwa dapur umum swadaya tersebut berawal dari kepeduliannya terhadap kondisi banjir yang melanda sebagian besar wilayah kelurahan.
“Gagasan ini muncul sejak Kamis malam. Dari 15 RW di Duri Kosambi, hanya empat RW yang tidak terdampak banjir, sementara 11 RW lainnya tergenang,” jelasnya.
Ia menuturkan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan anggota PKK dan pengurus lingkungan untuk menyiapkan dapur umum.
“Sekitar pukul 12 malam peralatan sudah siap, pukul 1 dini hari mulai memasak, dan pukul 5 pagi sebanyak 300 bungkus makanan selesai kami siapkan. Selanjutnya kami distribusikan melalui Pak Lurah agar penyalurannya merata kepada warga terdampak,” ujarnya.
Tony menambahkan bahwa dapur umum dan bantuan yang disalurkan sepenuhnya diperuntukkan bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Duri Kosambi.
“Warga RW kami tidak kami berikan karena tidak terdampak. Bantuan ini kami fokuskan untuk warga yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya. (Wan)





