Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Joko Suparno menjelaskan dukungan Pemkot Jakbar kepada pemuda pelopor menjadi penyemangat dalam memberikan motivasi para pemuda.
"Tadi disampaikan bahwa dialognya tentunya menambah khasanah wawasan, ya, terutama di bidang pendidikan, kemudian pengelolaan lingkungan, dan yang lain-lain, terutama untuk memotivasi pemuda di Jakarta Barat," jelasnya.
Sementara itu, Muhammad Rizky, Pemuda Pelopor 2026 Bidang Pendidikan tingkat Provinsi DKI Jakarta asal Kelurahan Tomang, Kecamatan Gogol Petamburan menyampaikan komitmennya untuk mendorong lahirnya lebih banyak pemuda yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pengembangan soft skill."Saya ingin mengubah citra Jakarta Barat menjadi wilayah yang dipenuhi pemuda-pemudi yang aktif, kreatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan positif," kata pendiri pendiri Komunitas Relawan Vorisma (Volunteer of Rising Generation Miracle)Dirinya tercatat sebagai satu-satunya finalis asal Jakarta Barat yang berhasil meraih predikat terbaik tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. Ia saat ini memimpin 108 relawan yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Serang, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.Di sisi lain, Hendra Warsito, Alumni Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Tingkat Nasional Tahun 2024, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jakarta Barat terhadap pengembangan potensi generasi muda."Rumah Tahfiz As-Sulaimaniyah ini hadir dengan jargon 'Belajar Pondok Tanpa Harus Mondok'. Ini berangkat dari keresahan orang tua tentang berita-berita kurang mengenakan perihal pondok pesantren yang membuat mereka mengalami trust issue," kata pendiri Rumah Tahfiz As-Sulaimaniyah. Turut mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Barat, Depika Romadi, Camat Grogol Petamburan Raditian Ramajaya, serta Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Joko Suparno. (Hfz)





