Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto memaparkan hasil Musrenbang tahun 2025 pada kegiatan Musrenbang penyusunan RKPD tahun 2026 tingkat kota/kabupaten di DKI Jakarta, Jumat (21/3).
"Hasil pra musrenbang kelurahan tahun 2025 menghasilkan sebanyak 2571 usulan. Selanjutnya divalidasi secara berjenjang pada Musrenbang Kecamatan Terintegrasi Kelurahan yang menghasilkan 1566 usulan diakomodir pada renja UKPD, 478 usulan masuk bank data, dan 527 usulan tak memenuhi persyaratan teknis atau tak diakomodir," tuturnya.
Lebih lanjut, Uus Kuswanto memaparkan program prioritas pembangunan diantaranya penanggulangan banjir pada 19 titik rawan banjir di Jakarta Barat.
"Ada 19 titik rawan banjir, upaya yang dilakukan adalah peningkatan kapasitas pompa, pembangunan pintu air, serta pengerukan 12 segmen seperti saluran, kali dan Phb. Upaya itu setidaknya dapat mengurangi banjir di kawasan Taman Alfa Indah, Kelurahan Joglo, Jalan Patra Kelurahan Duri Kepa dan Jalan Panjang, depan Green Garden, Kedoya Utara," ujarnya.
Meski begitu, lanjut Uus Kuswanto, ada upaya yang memerlukan dukungan dari instansi terkait, yakni pembangunan Wadul Kamal Muara di Jakarta Utara, karena berdampak pada wilayah Tegal Alur, normalisasi Kali Semongol dan pembangunan Polder Kalideres.
Prioritas pembangunan lainnya adalah penanganan kemacetan yang terdapat di 34 titik lokasi rawan macet di Jakarta Barat. Pemkot Jakarta Barat telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kemacetan, yakni rekayasan lalu lintas, perbaikan geometrik ruas jalan dan persimpangan serta penempatan personil pada jam sibuk di lokasi rawan kemacetan.
Selain itu, Pemkot Jakarta Barat juga membutuhkan dukungan dari instansi terkait yakni pelebaran jalan pada 4 lokasi seperti di Jalan Kembang Kerep, Arjuna Utara dan Selatan serta Joglo Raya.
Untuk program penataan kawasan, Uus Kuswanto menjelaskan, pihaknya telah melakukan penataan kawasan di Sentra Primer Barat Kembangan dan Kawasan Pancoran Glodok.
"Tahun 2025-2026 akan dilakukan penataan di lima titik yakni Kawasan Meruya Selatan, dekat Kampus Mercu Buana, Koridor Timur dan Barat Meruya Ilir, Kawasan Meruya Utara dan Taman Jalur Hijau Kosambi," tukasnya.
Untuk penataan kawasan koridor Meruya Ilir dan Meruya Selatan, lanjut Uus Kuswanto, tengah dikerjakan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta yakni pembangunan sarana olahraga di Lapangan Ki Amat tahun 2025 dan Lapangan Kebon Jeruk Tahun 2026.
Sementara penataan kawasan di Zona Hijau Rusunawa Daan Mogot Pesakih, sedang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman yang diharapkan mengintegrasikan kebutuhan propinsi dengan Jakarta Barat yakni Kantor Kecamatan Cengkareng, Balai Warga dan RTH.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto juga memaparkan penguatan layanan publik dengan melakukan rehabilitasi dua kantor kecamatan yakni Cengkareng dan Tambora serta lima kantor kelurahan yakni Duri Kepa, Kalideres, Kedoya Selatan, Cengkareng Barat, dan Joglo pada tahun 2026. (why)