Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan komitmennya untuk menjalankan roda pemerintahan yang berbasis pada nilai-nilai keagamaan dan sinergi bersama para tokoh agama.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Tawaqufan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah di Ruang MUI Jakarta Barat, Kantor Wali Kota, Rabu (14/1).
Dalam sambutannya yang hangat, Iin menempatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Barat sebagai mitra strategis sekaligus "rumah besar" bagi para ulama dan organisasi keagamaan. Ia meyakini bahwa kehadiran ulama adalah pilar penting dalam menjaga keseimbangan sosial di wilayahnya.
"MUI tentu menjadi sebuah rumah besar bagi ulama dan semua organisasi keagamaan yang ada di Jakarta Barat. Kita berharap tokoh-tokoh di dalamnya terus tegak berdiri untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah," ujar Iin Mutmainnah.
Sosok Wali Kota perempuan ini juga menunjukkan sikap kepemimpinan yang rendah hati dengan meminta para ulama tidak segan untuk mengkritik atau memberi masukan kepada jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak bisa dilepaskan dari peran serta dan doa para ulama.
"Ayo, jangan ragu beri kami masukan apa yang terbaik untuk Jakarta Barat. Kami jajaran pemerintah kota siap bersinergi untuk membangun wilayah ini bersama-sama," ajaknya.
Iin berharap, konsistensi sinergi antara ulama (pemimpin agama) dan umaro (pemimpin pemerintah) akan membawa keberkahan yang nyata bagi masyarakat Jakarta Barat. Ia optimis bahwa pembangunan yang mendapatkan restu dan bimbingan dari para ulama akan memberikan dampak kesejahteraan yang lebih optimal dan merata.
Sementara itu, Ketua MUI Jakarta Barat, KH. Abdurrahman Soheh, mengapresiasi lantaran kepemimpinannya sangat proaktif dalam melibatkan ulama dalam setiap diskusi mengenai kesejahteraan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota yang selalu mengajak ulama untuk berdiskusi. Jika pemerintah dan ulama berjalan beriringan seperti ini, maka tatanan kehidupan masyarakat akan terjaga dengan baik," ucapnya.
Melalui momentum Tawaqufan ini, Iin Mutmainnah kembali mempertegas posisinya sebagai pemimpin yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan sisi spiritualitas dan keharmonisan antarumat beragama di Jakarta Barat. (Yan)






