Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengapresiasi hasil panen berupa labu madu dan golden melon dari program urban farming di RPTRA Kalijodo, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jumat (28/8).
Diketahui, panen tersebut menghasilkan 45 kilogram golden melon, 12 kilogram labu madu, serta 27 kilogram ikan nila. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pemanfaatan RPTRA tidak hanya sebagai ruang interaksi masyarakat, tetapi juga dapat mendukung ketahanan pangan dan menghasilkan komoditas bernilai ekonomi.
βIni luar biasa. Tanaman yang dirawat dengan baik dapat tumbuh dan menghasilkan. RPTRA bukan hanya tempat berkegiatan, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk urban farming yang produktif,β ujar Iin.
Ia mengatakan keberhasilan budidaya di RPTRA Kalijodo tidak terlepas dari kolaborasi pengelola RPTRA, TP PKK, kecamatan, kelurahan, Suku Dinas KPKP, dan pegiat lingkungan. Pemanfaatan teknologi pertanian juga dinilai turut mendukung kualitas dan produktivitas tanaman.
Iin meminta Sudin KPKP melakukan evaluasi dan mendokumentasikan praktik budidaya di RPTRA Kalijodo untuk menjadi bahan edukasi bagi pengelola RPTRA dan kader PKK di wilayah lainnya.
βNanti tim Sudin KPKP bersama jajaran akan melihat kenapa hasil di RPTRA Kalijodo premium, besar-besar, dan cepat berbuah. Ini bisa menjadi bahan berbagi informasi dan edukasi kepada petugas RPTRA lainnya serta anggota PKK,β katanya.
Sebagai informasi, Pemkot Jakarta Barat juga berencana menggelar panen serentak di 127 titik urban farming pada September 2026 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan perkotaan. (Hfz)





