Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengajak jamaah pengajian dan seluruh elemen masyarakat menggencarkan gerakan pilah sampah dari sumber sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir.Demikian ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Ta'lim Bulanan Yayasan Pembinaan dan Pendidikan Islam Assa'adatul Abadiyah (YPPI AA), sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-16 pendiri YPPI AA, almarhum KH Madani Ilyas bin H Ilyas, di Lapangan SMK Islam AA, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Minggu (18/10).Iin mengajak para ustaz, ustazah, pengurus RT/RW, LMK, tokoh masyarakat, serta warga untuk berperan aktif menyukseskan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pilah Sampah dari Sumber.“Untuk mengurangi sampah di hilir atau titik akhir, harus ada upaya di sumber, titik hulu. Insya Allah pesantren ini menjadi kebanggaan kita semua dan menjadi pesantren percontohan dalam pemilahan dan pengelolaan sampah,” ujar Iin.Menurutnya, tokoh agama dan masyarakat memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi kepada warga karena berinteraksi langsung dengan lingkungan setempat.Selain mengajak masyarakat menjaga kebersihan, Iin juga menekankan pentingnya mengendalikan hawa nafsu serta mengamalkan ilmu yang diperoleh agar memberikan manfaat dan keberkahan bagi sesama.“Semakin banyak ilmu yang kita dapat, insya Allah semakin banyak manfaat dan keberkahannya. Jika ilmu itu ditularkan dan diamalkan, manfaatnya akan berlipat ganda,” tuturnya.Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Grogol Petamburan Raditian Ramajaya, Kabag Kesra Jakarta Barat Abdurrahman Anwar, Lurah Tanjung Duren Selatan Indri Prawiji, Ketua YPPI AA H. Mohamad Arief beserta jajaran pengurus, tokoh masyarakat, dan jamaah pengajian. Tausiah disampaikan KH Fahrudin Al Bantani.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Jakarta Barat berharap pesan keagamaan dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan, sehingga kebiasaan memilah sampah dari rumah dan lingkungan masing-masing semakin meluas di tengah masyarakat. (Aji)






