Sebanyak 150 kader PKK Jakarta Barat dibekali pelatihan Training Of Trainer (TOT), di Ruang Soewiryo, lantai 16 gedung B Kantor Wali Kota, Selasa (21/10).
Dibuka Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yuli Hartono, kegiatan menghadirkan narasumber dari unsur TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI, serta serta praktisi pelatihan masyarakat.
Wakil Ketua TP PKK Jakarta Barat, Eti Syartika Yuli Hartono, menyebut peserta kegiatan sebanyak 150 orang terdiri atas Pokja I Kecamatan sebanyak 8 orang, Pokja I Kelurahan sebanyak 56 orang, Ketua PIK Keluarga sebanyak 56 orang, dan Fasilitator Kecamatan I RPTRA sebanyak 24 Orang.
“Adapun tujuan kegiatan adalah, meningkatkan kemampuan, wawasan, serta keterampilan kader PKK agar mampu menjadi pelatih (trainer) dan pendamping masyarakat yang efektif dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK di wilayah masing-masing,” jelas Eti.
Melalui kegiatan ini diharapkan para kader PKK di Jakarta Barrat mampu menjadi pelatih bagi kader lainnya, menjadi agen perubahan di lingkungannya, serta memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga.
Sementara itu, pada sambutannya, Wakil Wali Kota Yuli Hartono, mengatakan pelatihan TOT merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para kader PKK agar semakin siap menjadi pelatih dan pendamping masyarakat di lapangan.
Lebih lanjut dikatakan, melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya dibekali dengan pengetahuan teknis, tetapi juga keterampilan dalam menyampaikan materi, menggerakkan partisipasi warga, dan mewujudkan keluarga sejahtera melalui program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat.
“Karena kader PKK sejati bukan hanya pelaksana program, tetapi juga penggerak perubahan dan inspirator di lingkungannya. Saya berharap kegiatan TOT ini dapat melahirkan kader-kader yang kreatif, inovatif, dan mampu menjadi pelatih bagi kader lainnya di wilayah masing-masing. Dengan cara ini, ilmu yang diperoleh hari ini akan menyebar luas dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Yuli.
Ia menambahkan, Pemkot Jakbar sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena PKK memiliki peran strategis dalam membangun karakter, meningkatkan kesejahteraan, dan menumbuhkan ketahanan keluarga.
“Kepada para peserta, saya berpesan agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan mempraktikkan ilmu yang didapat. Jadikan kegiatan ini sebagai wadah belajar sekaligus mempererat silaturahmi antar kader,” imbuh Yuli.
Untuk diketahui, materi yang disampaikan pada TOT meliputi, teknik menjadi pelatih yang efektif, strategi komunikasi dan fasilitasi pelatihan, manajemen pelatihan berbasis kebutuhan kader, dan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) di wilayah kerja masing-masing. (Aji)






