Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat melakukan penanaman sebanyak 20 pohon jenis tabebuya pink di areal lahan SMPN 279 Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (7/8).
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Menanam digelar bersamaan dengan rangkaian kegiatan yang digelar Sudis Pendidikan Wilayah 1 di SMPN 297 Tegal Alur, Kecamatan Kalideres.
"Secara simbolis, kami bersama Sekretaris Kota Administrasi Jakbar, dan kepala suku dinas pendidikan wilayah 1 melakukan penanaman pohon di areal lahan SMPN 297 Tegal Alur," ujar Dirja.
Dijelaskan Dirja, puluhan pohon tabebuya dan pohon produktif jenis 5 pohon mangga dan 1 pohon sawo ditanam di belakang sekolah. Pohon ditanam dengan jarak tanam antara 2- 3 meter.
"Kebetulan masih ada lahan kosong pada areal sekolah yang masih bisa ditanami," tukasnya.
Saat penanaman pohon dilakukan, lanjut Dirja, Sekretaris Kota Jakarta Barat, Imron Sjahrin meminta agar Sudis Tamhut Jakarta Barat memperbanyak tanaman pohon untuk penghijauan.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat, Agus Ramdhani membenarkan kegiatan penanaman pohon pada kegiatan Senam Bersama, Pameran Implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pilah Sampah dari Sekolah, serta Pameran Hasil Urban Farming yang diselenggarakan di SMP Negeri 297 Jakarta.
"Ya, saya bersama pak sekko dan kasudin tamhut, menanam pohon mangga di lingkungan sekolah. Pada areal yang sama juga ditanami 20 pohon tabebuya," ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.
Dijelaskan Agus, kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk komitmen dunia pendidikan dalam mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta sekaligus memperkuat pendidikan karakter melalui aksi nyata.
"Ini langkah nyata yang nantinya memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan," tuturnya. (why)





