Sudis Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan pengawasan pangan segar di enam pusat perbelanjaan tradisional dan modern di wilayah, Kamis (11/6).
Keenam pusat perbelanjaan tersebut, yakni Superindo Kedoya, Pasar Jembatan Besi, Pasar Jembatan Dua, Pasar Pejagalan, Pasar Pengumben, dan Pasar Kedoya Utara.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati, menjelaskan kegiatan pengawasan bahan pangan bertujuan untuk memberikan kepastian mutu keamanan pangan terhadap produk pangan yang beredar di pasar tradisional dan modern di Jakarta Barat.
"Kami ambil sebanyak 7-12 sampel komoditas produk pangan peternakan dan pertanian. Sampel-sampel tersebut diperiksa secara on the spot di mobil uji laboratorium di Superindo Kedoya," ujarnya.
Lebih lanjut, Bety menuturkan, sampel produk pertanian yang diperiksa meliputi beras, cabe merah keriting, cabe rawit merah/gila, nangka muda, bawang merah, sawi hijau, tomat dan kembang kol. Sementara sampel produk peternakan yang diperiksa diantaranya, daging ayam, daging sapi
"Produk pangan diperiksa berjumlah 53 sampel dengan rincian 44 sampel pertanian dan 12 sampel peternakan. Sampel produk pangan itu diuji di laboratorium untuk memastikan bebas dari residu pestisida serta paparan bahan kimia berbahaya," tukasnya.
Dari hasil pemeriksaan laboratorium, lanjut Bety, semua sampel produk pangan pertanian dan peternakan aman dari paparan bahan kimia berbahaya. Ia berharap kegiatan ini bisa memastikan keamanan pangan sekaligus jaminan kepada masyarakat.
"Semua produk pangan segar yang beredar di Jakarta Barat, aman. Kita ingin memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pangan yang mereka konsumsi bebas residu pestisida dan zat berbahaya lainnya," tambahnya. (why)






