Aparatur Kecamatan Palmerah bersinergi dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengadakan program Rabu Cegah Kebakaran yakni Uji Jalur Lintas kendaraan pemadam kebakaran (Damkar), di Pos Damkar Sektor 7 Palmerah, Jalan Taman Bunga, RW 01 Kota Bambu Selatan, Rabu (28/1).
Camat Palmerah, Febriandi Suharto mengatakan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Sudis Gulkarmat membuat program Rabu Cegah Kebakaran dengan melakukan sosialisasi uji jalur lintas kendaraan damkar.
Kegiatan yang rutin digelar setiap hari Rabu melibatkan berbagai unsur, mulai dari ASN Kecamatan Palmerah dan tiga kelurahan yakni Kota Bambu Selata, Kota Bambu Utara dan Jatipulo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Sudis Gulkarmat, Sudis Perhubungan, Sudis Bina Marga, FKDM dan sebagainya.
Ia menyebutkan, Rabu Cegah Kebakaran bertujuan untuk mengedukasi warga tentang pentingnya jalur yang steril tanpa hambatan guna evakuasi saat terjadi musibah kebakaran.
"Kami mengedukasi warga yang tinggal di wilayah rawan kebakaran. Selama ini kealpaan warga ketika menaruh barang-barang atau kendaraan saat terjadi kebakaran, sehingga ini bisa menghambat kendaraan damkar," ujarnya.
Dengan uji lintas akses damkar, lanjut Febriandi Suharto, mobil pemadam kebakaran bisa melakukan pemadaman tepat waktu sehingga meminimalisir potensi kerugian yang lebih besar.
"Uji jalur lintas mobil damkar dilakukan mulai dari Pos Damkar Sektor 7 Palmerah-Jalan KS Tubun - Jalan Inspeksi Banjir Kanal Barat - Jalan Tomang Asli - Jalan Kamboja - (back) Pos Damkar sektor 7 Palmerah," tutur Febriandi.
Pihaknya berharap kesadaran masyarakat lebih ditingkatkan sehingga pada sejumlah titik ruas jalan, seperti Jalan Inspeksi Banjir Kanal Barat (BKB), tidak ada lagi parkir liar, bangunan liar hingga pedagang kaki lima, yang memakan bahu jalan. Sehingga terjadi penyempitan jalan dan menghambat akses.
Pada moment yang sama, Kepala Sudis Gulkarmat Jakarta Barat, Suheri mengatakan bahwa kegiatan yang diinisiasi Camat Palmerah berkolaborasi dengan Sudis Gulkarmat Jakbar difokuskan pada sosialisasi pencegahan kebakaran dan uji lintas mobil damkar.
"Latar belakang kegiatan ini karena kami kesulitan masuk Jalan Inspeksi Banjir Kanal barat. Sehingga responnya telat terus. Kalau begini, kami kewalahan juga," tuturnya.
Oleh karena itu, lanjut Suheri, pihaknya berkolaborasi dengan Camat Palmerah, Febriandi Suharto untuk membuat program pencegahan kebakaran pada wilayah rawan kebakaran.
"Pak camat pun punya program bernama Rabu Cegah Kebakaran dan uji lintas akses mobil damkar. Selain sosialisasi juga untuk saling mengingatkan. Kami dukung program camat ini," tambahnya. (why)





