Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Sudin Kominfotik) Jakarta Barat menggelar kegiatan sosialisasi Security Awareness yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube, kegiatan ini berlangsung di ruang podcast Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakbar, Kamis (30/4).
Sosialisasi dengan mengangkat tema 'Dark Web: Mengungkap Sisi Tersembunyi Internet dan Dampaknya bagi Masyarakat', dengan menghadirkan narasumber Taufik Hidayatullah, seorang Cyber Security and Compliance Consultant yang memaparkan berbagai aspek terkait dunia siber, khususnya fenomena dark web yang kerap menjadi perhatian publik.
Kepala Seksi Aplikasi, Siber, dan Statistik (Astik) Sudis Kominfotik Jakarta Barat, Nur Izzuddin, menjelaskan bahwa program Security Awareness (SECAW) merupakan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta aparatur Pemkot Jakbar terhadap pentingnya keamanan siber.
“Program ini kami hadirkan sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pegawai terhadap berbagai ancaman di dunia digital. Saat ini, hampir seluruh aktivitas tidak terlepas dari internet, namun masih banyak yang belum menyadari potensi risiko yang ada,” ujar Nur Izzuddin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemilihan tema dark web dilatarbelakangi oleh tingginya rasa ingin tahu masyarakat terhadap sisi tersembunyi internet tersebut. Menurutnya, dark web sering kali dikaitkan dengan aktivitas ilegal, seperti perdagangan data hasil pencurian.
“Banyak data yang diperoleh dari kejahatan siber diperjualbelikan di dark web. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami apa itu dark web dan risiko yang menyertainya, agar tidak sembarangan mengakses tanpa pengetahuan yang memadai,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa dark web pada dasarnya merupakan bagian dari internet yang dirancang untuk menjaga anonimitas pengguna. Namun, seiring waktu, platform tersebut banyak dimanfaatkan untuk aktivitas yang melanggar hukum.
“Awalnya dark web digunakan untuk akses anonim, tetapi dalam perkembangannya banyak disalahgunakan untuk kejahatan. Karena itu, diperlukan kehati-hatian dan pemahaman yang baik terkait keamanan siber,” tambahnya.
Selain itu, Nur Izzuddin mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi, khususnya saat beraktivitas di surface web atau internet yang umum digunakan sehari-hari. Sehingga, ia berharap masyarakat lebih bijak dalam mengelola informasi pribadi, seperti penggunaan kata sandi yang kuat dan tidak mudah ditebak.
Pihaknya berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat semakin peduli dan waspada terhadap berbagai ancaman siber, baik di surface web, deep web, maupun dark web.
“Kami berharap masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam beraktivitas di internet dan terus meningkatkan literasi terkait keamanan siber. Informasi lebih lanjut mengenai security awareness juga dapat diakses melalui kanal resmi Pemerintah Kota Jakarta Barat,” pungkasnya. (Wan)




