Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mencanangkan tiga kelurahan dalam program kelurahan cantik (Kelurahan Cinta Statistik). Tiga kelurahan tersebut adalah Kebon Jeruk, Rawa Buaya dan Srengseng.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Barat, Muhammad Noval menjelaskan bahwa kelurahan Cantik merupakan program BPS yang berfokus pada pembinaan data statistik.
"Kami melakukan pembinaan kepada berbagai instansi, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dinas, hingga tingkat kelurahan. Tujuannya, meningkatkan literasi dan pengelolaan data sektoral agar lebih akurat," ujarnya usai pencanangan tiga kelurahan program Kelurahan Cantik, pada kegiatan rapat koordinasi pimpinan di kantor Wali Kota Jakarta, Rabu (11/3).
Untuk program kelurahan cantik, lanjut Muhammad Noval, Pemkot Jakarta Barat mencanangkan tiga kelurahan yakni Kelurahan Kebon Jeruk, Srengseng dan Rawa Buaya, pada program kelurahan cantik.
Dalam pelaksanaannya, BPS Jakbar berkolaborasi dengan Suku Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat melakukan pembinaan pengelolaan data sesuai standar nasional.
"Fokus pembinaan kami mencakup tata kelola data yang baik sesuai dengan standar nasional serta pemanfaatan data tersebut," tuturnya.
Lebih lanjut, Muhammad Noval menuturkan langkah pembinaan dimulai dengan memberikan pelatihan kepada 10 agen statistik pada masing-masing kelurahan. Mereka dilatih secara rutin dan berkelanjutan mulai dari awal April hingga Desember 2026.
"Agen-agen statistik dilatih terkait gambaran umum program kelurahan cantik, pengolahan dan analisis data. Output dari program ini nantinya akan disebarluaskan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk, seperti infografis, videografis, buku, dan sebagainya," jelasnya.
Muhammad Noval menambahkan bahwa pihaknya bersama Dinas Kominfotik DKI Jakarta telah berkolaborasi untuk mewujudkan konsep Satu Data Kelurahan yang sesuai dengan standar nasional.
Data ini diperbaharui setiap bulan Mei melalui survei potensi kelurahan. Tapi, tidak menutup kemungkinan untuk menyertakan data lain sesuai dengan kebutuhan warga. Misalnya, Kelurahan Rawa Buaya mengangkat tema tertentu, atau menonjolkan potensi menarik di wilayahnya dengan tujuan untuk mempromosikan keunggulan wilayahnya, baik dari segi ekonomi, lingkungan maupun pariwisata agar masyarakat dapat mengetahuinya.
Sementara itu, Kepala Sudis Kominfotik Jakarta Barat, Lestari Ady Wiryono melalui Kepala Seksi Aplikasi, Siber dan Statistik (Astik), Nur Izzudin mengatakan bahwa Sudis Kominfotik akan memberikan dukungan berupa penyampaian sejumlah materi pembinaan pada kelurahan-kelurahan yang menjadi target pelaksaan program Kelurahan Cantik.
"Kami mendukung dengan memberikan pembinaan materi terkait pemanfaatan teknologi digital dalam statistik," pungkasnya. (why)




