Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo di wilayah Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat kegiatan masyarakat yang produktif.
Keberhasilan pengelolaan lahan yang dimanfaatkan untuk sarana olahraga, bermain, hingga program ketahanan pangan melalui metode farming terlihat di RPTRA tersebut.
Camat Tambora, Pangestu Aji, mengatakan selain sebagai bentuk ketahanan pangan, urban farming di RPTRA Kalijodo bisa menjadi ruang edukasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan sempit, serta meningkatkan perekonomian warga.
Aji pun menyebut beberapa komoditas unggalan yang menjadi icon bagi Jakarta Barat, antara lain labu Madu dan Golden Melon.
"RPTRA Kalijodo ini sudah banyak menuai prestasi, terutama seperti ini, panen sayuran, ada pakcoy, dan hari ini juga pakcoy dan labu madu Alhamdulillah panen sekitar 7 kilo, pakcoy ada sekitar 8,5 kilo,” sebut Aji usai panen di RPTRA Kalijodo, Jumat (9/1).
“Ini adalah kegiatan rutin, bukan baru momen-momen tertentu, namun ini kegiatan rutin terus-menerus, dilakukan secara terus-menerus, berkesinambungan dan juga melakukan inovasi keberlanjutan," sambung Aji didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Tambora, Tri Rasti Purwanti Aji.
Untuk informasi, RPTRA Kalijodoh merupakan salah satu yang terbaik di Jakarta Barat dan telah menerima berbagai apresiasi di tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam pemanfaatan lahan Urban Farming.
Dengan capaian prestasi di bidang perkebunan dan ketahanan pangan tersebut, RPTRA Kalijodo diharapkan terus berkembang menjadi percontohan bagi wilayah-wilayah lain dalam memaksimalkan potensi lahan publik untuk kesejahteraan warga masyarakat. (Aji)





