Sebanyak 20 rumah warga menjadi target sasaran untuk diperiksa petugas pada Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 03 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (20/2) Kegiatan dilaksanakan hanya dalam waktu selama sekitar 30 menit.
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Duri Utara, M. Ali Juanda mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan PSN 30 menit ini ditegaskannya sangat penting dilakukan secara rutin, terutama di musim penghujan.
"Dengan meluangkan waktu 30 menit, kita bisa mencegah penyebaran DBD dengan menyisir genangan air tempat kembangbiak nyamuk," katanya saat dikonfirmasi.
Dilanjutkan Ali, kegiatan PSN 30 menit di RW 03 Kelurahan Duri Utara, melibatkan belasan kader Jumantik. Kegiatan juga dihadiri jajaran Tim Penggerak PKK Kelurahan Duri Utara dan perwakilan Puskesmas Pembantu (Pustu) Duri Utara.
Selanjutnya Ali menjelaskan dalam kegiatan PSN ini para kader bersama warga setempat melakukan penyisiran sejumlah tempat yang berpotensi menjadi media kembangbiak nyamuk aedes aegypti penyebab DBD, seperti bak mandi, wadah penampungan air, kolam, aquarium, ember dan pot bunga.
Selain itu, dalam kegiatan para Kader Jumantik juga memberikan edukasi gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, ditambah langkah pencegahan lain seperti menggunakan kelambu dan menabur larvasida.
Diharapkannya, kegiatan ini memotivasi masyarakat RW 03 Duri Utara semakin disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kemudian, PSN 30 menit juga bisa menjadi budaya bersama demi terciptanya lingkungan yang sehat dan bebas dari DBD.
"Para kader Jumantik juga memberikan edukasi kepada warga mengenai cara menjaga kebersihan lingkungan di tengah musim penghujan," tandasnya. (Kontri)





