Sebanyak 100 balita dilayani dengan melakukan pemeriksaan kesehatan di Posyandu Balita Dahlia 2, Jalan Inspeksi Cengkareng Drain Sisi Timur, RT 03 RW 10, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (26/8).
Ketua TP PKK Kembangan Utara, Dwi Hastuti Pepen, mengatakan petugas Posyandu memberikan berbagai layanan kesehatan bagi balita, termasuk pemberian vitamin A, imunisasi, pemeriksaan dokter, serta konsultasi gizi.
Menurutnya kegiatan pelayanan posyandu tersebut menyasar sekitar 100 balita di wilayah RW 10 dan melibatkan kader kesehatan bersama tim Puskesmas Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
“Untuk warga RW 10 khususnya, semoga setiap bulannya selalu hadir ke posyandu untuk melihat tumbuh kembang balitanya, sehingga bisa kita pantau kesehatan dan tumbuh kembangnya,” ujar Dwi saat di temui di lokasi.
Dalam pelayanan tersebut, balita mendapatkan vitamin A, imunisasi, pemeriksaan kesehatan, serta pelayanan konsultasi gizi. Sementara ibu menyusui dan ibu pascamelahirkan juga dapat memperoleh layanan dan konsultasi kesehatan.
"Pelayanan Posyandu Dahlia 2 melibatkan sekitar 13 orang yang terdiri atas kader kesehatan di RW 10 dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Kembangan," katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Seksi Kesra Kelurahan Kembangan Utyara, Muhammad Riduan, mengungkapkan posyandu menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting. Sejumlah balita di RW 10 tercatat mengalami stunting sehingga mendapatkan pemantauan dan pendampingan dari tenaga kesehatan.
Untuk mendukung penanganan tersebut, Riduan menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan ahli gizi puskesmas dan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus bagi balita stunting dan gizi buruk.
“Kami memberikan PMT tambahan selama dua minggu, dengan jenis makanan yang dikoordinasikan bersama ahli gizi puskesmas. Selain makanan tambahan, kami juga memberikan edukasi mengenai pola makan dan cara pemberian makanan yang tepat bagi balita,” jelasnya.
Riduan mengimbau masyarakat untuk rutin membawa balita ke posyandu setiap bulan agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau sejak dini serta persoalan kesehatan maupun gizi dapat segera ditangani.
"Kami imbau warga sekitar untuk membawa balita sehingga terpantau Kesehatan dan mendapatkan gizi yang baik," pungkasnya. (Zid)





