Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat terus kebut pengerukan saluran penghubung (Phb) di kawasan kantor Wali Kota Jakarta Barat, hingga Jumat (6/2) masih berjalan.
Kepala Seksi Pemeliharaan Sudis SDA Jakarta Barat, Yopi Siregar, mengatakan pengerukan saluran Phb kantor Wali Kota Jakarta Barat telah dimulai sejak Sabtu (3/1). Pada tahap awal, pengerjaan dilakukan secara manual, terutama di area kolong jembatan yang tidak dapat dijangkau alat berat.
“Pengerukan manual kami prioritaskan pada bagian bawah jembatan agar sedimen dan sampah yang menghambat aliran air bisa diangkat maksimal,” ujarnya.
Untuk mendukung pengerukan menggunakan alat berat, Sudis SDA Jakarta Barat mengerahkan satu unit ekskavator tipe long arm. Selain itu, pihaknya juga mengajukan penambahan satu unit ekskavator amfibi kecil agar pekerjaan di area perairan dapat berjalan lebih efektif yang dikerjakan mulai pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB.
Dalam proses pengangkutan material hasil pengerukan, sebanyak 15 unit dump truck dikerahkan. Lumpur dan sedimen yang diangkat dari saluran tersebut rencananya akan dibuang ke dumping site kawasan Ancol.
“Bila kapasitas saluran kembali maksimal, tentunya potensi genangan air baik di bagian hulu dan hilir dapat diminimalisir. Ini bagian dari upaya kami mengantisipasi dampak musim hujan,” tambahnya. (Lam)





