Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat tengah mematangkan persiapan untuk menggelar aksi kerja bakti massal sesuai arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan dilaksanakan serentak pada Minggu, 8 Februari 2026.
Langkah besar ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam Rakornas di Sentul terkait gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim mengimbau semua SKPD di lingkungan Pemkot Jakbar untuk mengindahkan dan menyukseskan giat kerja bakti serentak ini.
"Ini merupakan taklimat Presiden pada Rakornas lalu. Agar menjadi perhatian semua, kegiatan ini untuk dilaksanakan di semua wilayah Kecamatan yang ada di Jakarta Barat. Silahkan lakukan koordinasi kepada unsur 3 Pilar di wilayahnya masing-masing," ujarnya usai memimpin rapat persiapan kerja bakti serentak, di Kantor Wali Kota Jakbar.Jumat (6/2).
Firmanuddin menyebutkan Aksi Kerja Bakti Serentak ini dijadwalkan mulai pukul 06.00 WIB, melibatkan estimasi lebih dari 600 personel gabungan. Kekuatan ini terdiri dari 350 Personel UKPD (termasuk personel TNI dan Polri), petugas teknis dari berbagai satuan kerja perangkat daerah serta lebih dari 250 unsur masyarakat, kolaborasi antara warga, organisasi pemuda, hingga pelajar.
"Untuk tingkat Kota Jakarta Barat, Apel kesiapan dan pusat kegiatan akan dipusatkan di Jalan Nangka Kelurahan Rawa Buaya Cengkareng, yang kemudian diikuti oleh seluruh wilayah di Jakarta Barat,"sambungnya.
Kemudian, meski beberapa titik di Jakarta Barat tidak terdampak banjir secara langsung, Pemerintah Kota Jakbar menegaskan bahwa seluruh Kecamatan dan Kelurahan wajib melaksanakan kerja bakti di wilayah masing-masing. Hal ini dilakukan guna memastikan kebersihan lingkungan terjaga secara menyeluruh dan preventif.
Kegiatan berskala besar ini juga akan mendapatkan atensi khusus, di mana jajaran Pimpinan Provinsi (Gubernur dan Wakil Gubernur) dijadwalkan akan memantau langsung jalannya kerja bakti di lapangan.
"Kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih lingkungan bukan hal baru. Tidak hanya akibat adanya banjir beberapa waktu lalu. Ini merupakan salah satu rutinitas Pemkot. Untuk itu, Pemkot Jakbar berkomitmen total untuk semua wilayah Kecamatan ikuti kegiatan ini," tegasnya.
Lebih lanjut, Sekko Jakbar, Firmanudin Ibrahim menjelaskan pihaknya memastikan sampah hasil kerja bakti tidak menumpuk, berbagai alat berat dan armada pengangkut untuk dapat disiagakan, truk sampah dan alat berat disiapkan untuk pengangkutan cepat pasca-kegiatan.
Mobil Pemadam Kebakaran diterjunkan khusus untuk melakukan penyemprotan dan pembersihan sisa lumpur atau debu di jalanan.
"Karena kegiatan ini akan dimulai dengan Apel, Kami Imbau semua personel untuk hadir di lokasi pada pukul 6 pagi. Setelah itu langsung bekerja membersihkan lingkungan. Semua personel agar membawa peralatan kerja masing-masing seperti sapu lidi, pengki, sarung tangan dan lain sebagainya untuk memaksimalkan hasil gotong royong ini,"pungkasnya.






