Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menerima audiensi jajaran pimpinan Universitas Ciputra (UC) Jakarta terkait peresmian kampus baru dan peluang kolaborasi bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (12/8). Rombongan UC Jakarta dipimpin Campus Director Universitas Ciputra Jakarta, Prof. Christina Evi Utami Mediastika yang diterima Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Murtadho didampingi Kabag Kesra Setko Jakarta Barat, Abdurahman Anwar, serta perwakilan dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Haris.Campus Director Universitas Ciputra Jakarta, Prof. Christina Evi Utami Mediastika, mengatakan kampus tersebut akan fokus pada bidang kewirausahaan dengan membuka empat program studi S1, yakni Informatika, International Business Management, Akuntansi, dan Desain Komunikasi Visual (DKV), serta program S2 Master of Management."Kami ingin memperkenalkan kehadiran kampus kami di Jakarta Barat sekaligus memohon kesediaan pimpinan Pemkot Jakarta Barat untuk hadir dalam peresmian kampus pada 29 Agustus mendatang. Sebagai lembaga akademik, kami siap menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi dan berkolaborasi membantu pemerintah serta masyarakat," ujar Christina.Diketahui, kampus Universitas Ciputra Jakarta (UJ) berlokasi di Jalan Outer Ring Road RT 002 RW 004, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat yang akan diresmikan pada 29 Agustus 2026yang akan datang. Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murtadho menjelaskan pihak Pemkot Jakarta Barat menyambut baik kehadiran Universitas Ciputra dan membuka peluang kerja sama, khususnya dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurut Ali, Jakarta Barat memiliki potensi besar di bidang perdagangan dan kewirausahaan. Ia mendorong Universitas Ciputra menjadikan kawasan padat penduduk, seperti Kecamatan Tambora, sebagai living laboratory untuk pendampingan dan pengembangan UMKM."Jakarta Barat memiliki potensi pelaku wirausaha yang sangat besar. Kami terbuka dan menantang Universitas Ciputra untuk menjadikan Tambora sebagai living laboratory, sehingga akademisi dapat turun langsung mendampingi dan membantu menyelesaikan persoalan UMKM," tegas Ali.
Selain pengembangan UMKM, kedua pihak membahas peluang kerja sama berupa pemberian beasiswa bagi lulusan SMA/SMK di Jakarta Barat serta pengembangan program Night Market untuk mengangkat potensi kuliner daerah. (Teg)





