Pemerintah Kota (Pemkot) Adimistrasi Jakarta Barat saat ini sedang mendorong program prioritas kolaboratif “Jakbar Jaga Jakarta”.
“Program ini dibangun dengan kesadaran bahwa persoalan kota tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri,” tandas Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat menjadi Keynote Speech pada kegiatan Multi Stakeholder Forum tahun 2026, di Menara Peninsula Hotel, Jalan Letjend S Parman, Slipi, Palmerah, Selasa (21/7).
Lebih lanjut dikatakan Iin, pihaknya mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media, komunitas, dan masyarakat.
“Semangatnya sederhana, setiap pihak memiliki peran dan setiap potensi harus dipertemukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Iin.
Dalam program tersebut, pihaknya memberikan perhatian pada penanggulangan kemiskinan perkotaan, pengurangan sampah dari sumber, mitigasi banjir dan genangan, serta peningkatan ketentraman, ketertiban, sosial, dan kemasyarakatan.
“Kami juga mengembangkan program berbasis karakter kawasan, yaitu penataan kawasan home industry konveksi di Tambora serta aktivasi kawasan Pecinan Glodok Night Market. Seluruh program tersebut mempunyai kaitan dengan ketersediaan energi dan keterlibatan dunia usaha,” ujarnya.
Iin menambahkan, penataan kawasan industry rumahan membutuhkan instalasi listrik yang aman, perlindungan terhadap bahaya kebakaran, lingkungan kerja yang sehat, lebalitas usaha, pengelolaan limbah serta perlindungan tenaga kerja.
Demikian juga, sambung Iin dengan aktivasi kawasan Pecinan Glodok Night Market di Kelirahan Glodok, Kecamatan Taman Sari.
“Kawasan ekonomi malam membutuhkan penerangan yang baik, keamanan, pasokan listrik yang tertata dan dukungan energy yang mampu menunjang kegiatan UMKM, kuliner, seni budaya seta pelayanan kepada pengunjung,” pungkasnya. (Aji)





