Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melalui Suku Dinas Sumber Daya Air akan membenahi sistem pengendalian banjir di lingkungan RW 06 Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, saat menjawab pertanyaan warga RW 06 Kelurahan Joglo pada kegiatan Silaturahmi Forkopimko Jakbar di Balai Warga RW 10 Kelurahan Meruya Utara, Senin (24/8) malam.
Dilanjutkan Iin, melihat kondisi saluran air di lingkungan RW 06 Joglo, tentunya diperlukan pengaturan secara teknis yang nanti akan dilakukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat.
"Saya nanti sampaikan ke Sudis SDA untuk melihat kembali lingkungan wilayah/daerah yang berbatasan dengan Tangerang tersebut. Karena yang kita lihat, wilayah Tangerang telah membuat turap lebih tinggi. Tentunya, ini dampaknya akan berpotensi banjir kembali. Dari sisi teknis, nanti kasudin SDA yang bisa membenahi," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Iin Mutmainnah menyampaikan bahwa pihaknya gencar melakukan gerakan pengerukan sedimen lumpur di wilayah Jakarta Barat. Langkah ini menjadi bagian upaya meminimalisir genangan atau banjir saat musim hujan.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pengurus RT RW dan lurah setempat agar penanganan kegiatan pengerukan lumpur berjalan dengan baik," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua RW 06 Kelurahan Joglo, Masil mengeluhkan banjir yang menggenangi permukiman ketika musim hujan. Banjir, selain disebabkan curah hujan yang tinggi, juga meluapnnya Kali Gebyuran.
"Setiap tahun, wilayah kami sering kebanjiran dari luapan kali gebyuran. Banjir bisa merendam 7 RT di lingkungan RW 06," tuturnya.
Ia pun sudah meminta kepada Pemkot Jakarta Barat agar dilakukan penurapan Kali Gebyuran. (why)






