Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat memperketat pengawasan arus mudik Idul fitri 1447 H, khususnya pada peningkatan keamanan lingkungan serta perlindungan bagi calon pemudik agar terhindar dari praktik ilegal di terminal bayangan.
​Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah mengimbau masyarakat untuk menggunakan terminal resmi yang telah disediakan pemerintah. Penggunaan terminal bayangan dinilai sangat berisiko, baik dari sisi keselamatan armada maupun transparansi biaya.
​"Kami sangat berharap dan mengimbau warga tidak tergiur dengan kemudahan semu di terminal-terminal bayangan. Menggunakan terminal resmi itu bukan sekadar soal aturan, tapi soal jaminan keselamatan. Disana, kelaikan bus diperiksa secara ketat dan harga tiketnya transparan sesuai tarif resmi, sehingga tidak ada lagi cerita pemudik merugi karena harga yang dimainkan oknum," ujar Iin saat dikonfirmasi, Rabu (18/3).
​Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta juga menerbitkan Surat Edaran (SE) Sekda Nomor 14/SE/2026. Instruksi ini mewajibkan seluruh jajaran mulai dari Wali Kota, Camat, hingga Lurah untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif selama ditinggal mudik oleh warga.
​Beberapa poin utama dalam instruksi tersebut meliputi:
• ​Pengaktifan Siskamling: Menggerakkan elemen masyarakat untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas).
• ​Keamanan Rumah: Mengimbau warga untuk memastikan rumah dalam keadaan terkunci, aliran listrik aman, dan kompor gas tercabut sebelum berangkat mudik.
• ​Fasilitas Penitipan Kendaraan: Kantor-kantor wilayah diminta menyediakan lahan parkir bagi warga yang ingin menitipkan kendaraannya agar lebih aman.
• ​Wajib Lapor: Bagi pendatang baru atau tamu yang berkunjung setelah Lebaran, diwajibkan melapor kepada pengurus RT/RW dalam waktu 1 x 24 jam.
Untuk mendukung kelancaran tersebut, Pemkot Jakkarta Barat juga menyiagakan posko piket di tingkat kelurahan dan kecamatan. Hal ini dilakukan guna merespons cepat segala potensi gangguan keamanan maupun kebutuhan darurat masyarakat selama periode libur lebaran.
​Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan petugas di lapangan demi terciptanya suasana Lebaran yang aman, nyaman, dan berkesan. (Yan/Aji)





