Mini Lokakarya Lintas Sektor & MMD Kelurahan Krukut
Mini Lokakarya Lintas Sektor & MMD Kelurahan Krukut
Kelurahan Krukut
18 November 2025
Kes. Masyarakat
198
Laksmi
Kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan IV Kelurahan Krukut, bersama para kader dan perangkat wilayah.
Kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan IV Tahun 2025 digelar di Aula Kantor Kelurahan Krukut pada Selasa, 18 November 2025. Secara bersamaan, dilaksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang diselenggarakan oleh Puskesmas Pembantu Krukut berkolaborasi dengan Kelurahan Krukut.Acara ini diikuti 18 peserta, terdiri dari kader RW 1 sampai 8, ketua RT, kader Posyandu, hingga kader kesehatan. Kegiatan juga dihadiri Sekretaris Kelurahan Krukut, tim Pasukan Putih, dokter umum, dokter gigi, ahli gizi dari Puskemas Pembantu Krukut, dan perwakilan BPJS Kesehatan.Materi yang disampaikan berfokus pada permasalahan kesehatan di wilayah Krukut. Salah satu isu yang paling ditekankan adalah tingginya kasus Tuberkulosis (TBC) dengan jumlah 52 pasien aktif. Selain itu, terdapat juga paparan mengenai Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), pemberian obat cacing dan Pikumbang periode Agustus–November 2025, skrining riwayat kesehatan melalui web BPJS, serta penjelasan mengenai peran Pasukan Putih dalam pelayanan kesehatan masyarakat.Sekretaris Kelurahan Krukut, Yuliyanto, mengatakan bahwa kelurahan sepenuhnya mendukung kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.“Peran kelurahan yaitu kita support dengan baik kegiatan ini, karena ini langkah penting untuk meningkatkan kesehatan warga. Kita juga ingin melihat sejauh mana perhatian masyarakat terhadap kesehatannya,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan merupakan fokus program kesehatan yang menjadi prioritas wilayah, mulai dari TBC, gizi balita hingga manula, hingga edukasi deteksi dini kanker serviks.“Ada 12 indikator standar pelayanan minimal dari bayi baru lahir sampai lansia. Semua lini penting diperhatikan agar masyarakat tetap sehat,” katanya.“Harapan saya, warga Krukut semuanya sehat, tidak ada yang sakit,” tambahnya.Sementara itu, salah satu peserta, Nurjayanti, kader Posyandu RW 06, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini karena ingin menambah wawasan kesehatan.“Motivasi saya biar tambah ilmu, biar tahu lebih banyak soal kesehatan,” katanya saat di konfirmasi di aula Kantor Kelurahan Krukut.Ia menyebut materi tentang kesehatan seperti deteksi dini kanker serviks sebagai bagian yang paling relevan bagi dirinya.“Saya tadinya takut periksa, tapi setelah dengar penjelasan dokter, saya mau ajak warga untuk periksa. Kalau terdeteksi dini kan lebih mudah diobatinya. Apalagi gratis, jadi enggak perlu keluar duit,” ungkapnya.Kegiatan mini lokakarya dan MMD ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong kader dan masyarakat untuk lebih aktif dalam program kesehatan di wilayah Krukut. (Kontri/Yulianda/Azzahra).