Kegiatan kerja bakti terpadu serentak oleh Kecamatan Kembangan dan Kelurahan Srengseng Kota Administrasi Jakarta Barat fokus di lokasi pasca penertiban di Jl. Inspeksi Kali Pesanggrahan pada Minggu, 12 April 2026. Dihadiri oleh Camat Kembangan beserta jajaran Kecamatan Kembangan, personil Tiga Pilar dari Kecamatan Kembangan (Danramil dan Wakapolsek) dan Kelurahan Srengseng (Bhimas dan Babinsa), Satpol PP Kecamatan Kembangan dan tim, Lurah Kelurahan Srengseng beserta jajaran Kelurahan Srengseng, Ka. Satpel Dinas SDA Kec. Kembangan dan tim, Ka. Satpel Dinas LH Kec. Kembangan dan tim, Ka. Satpel Bina Marga Kec. Kembangan dan tim, Ka. Satpel Tamhut Kec. Kembangan dan tim, Ka. Satpel Dukcapil Kec. Kembangan dan tim, Ka. Satpel Citata/DKCTRP Kec. Kembangan dan tim, Ka. Satpel Dishub Kec. Kembangan dan tim, Ka. Satpel PTSP Kec. Kembangan dan tim, Puskemas Kembangan, Ka. Satgas Gulkarmat Kel. Srengseng dan tim, Ka. Satgas Pol PP Srengseng dan tim, UPK Badan Air, UP Kebun Bibit, FKDM Kota Jakarta Barat, PKK Kel. Srengseng, FKDM Kec. Kembangan, FKDM Kel. Srengseng, RW 03 Kel. Srengseng beserta jajaran, LMK 03 Kel. Srengseng, PJLP dan PPSU Kel. Srengseng, para Ketua RT se-RW 03 Kel. Srengseng, Karang Taruna Unit RW 03 Kel. Srengseng, dan warga RW 03 Kel. Srengseng.
Kegiatan kerja bakti tersebut diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Camat Kembangan, Joko Suparno, dan diikuti oleh seluruh peserta kerja bakti pada pukul 07.00 serta penyerahan secara simbolis 100 bibit pohon per kelurahan. Kemudian dilanjut dengan pembersihan pasca penertiban di sepanjang jalan dan berkolaborasi seluruh jajaran dengan tim pelangi untuk pengarungan sampah organik, tanah, sisa pembangunan, dsb. Diakhiri dengan penanaman bibit pohon di pinggir Jl. Inspeksi Kali Pesanggrahan yaitu pohon trembesi, mahoni, tabebuya, dan sukun. Sebanyak 4 armada truk dari dinas LH, Tamhut, dan SDA dikerahkan untuk mengangkat sampah dan karung hasil kerja bakti terpadu serentak.
Pelaksanaan kerja bakti ini dilakukan dalam rangka melanjutkan program Jaga Jakarta Bersih dari Pemprov DKI Jakarta dan sebagai upaya untuk mitigasi banjir, penanganan sampah, serta pemulihan aset daerah.





